Kompas.com - 01/02/2018, 17:28 WIB
Messenger Kids FacebookMessenger Kids
|
EditorReska K. Nistanto

Melalui perwakilannya, Antigone Davis, Facebook urung mengabulkan permintaan tersebut.

"Kami membuat Messenger Kids dengan komite penasihat ahli parenting dan perkembangan, melibatkan keluarga mereka sendiri dan bekerjasama dengan asosiasi naional orangtua dan guru (National PTA)", jelas Davis seperti KompasTekno rangkum dari Washington Post, Rabu (31/1/2018).

Facebook menegaskan jika Messenger Kids tidak menyertakan iklan dan tidak memberikan informasi tentang anak kepada pengiklan.

Messenger Kids sendiri baru berumur dua bulan sejak prilisannya Desember 2017 lalu. Aplikasi ini menjadi alternatif bagi anak-anak di bawah 13 tahun untuk menggunakan sosial media. Sebab Facebook utama hanya mengijinkan batas usia minimal 13 tahun untuk memiliki akun.

Mekanisme Messenger Kids mengandalkan kontrol orangtua, misalnya sebelum berhubungan dengan teman atau keluarga di Messenger, anak-anak sebagai pemilik akun harus mendapat persetujuan lebih dulu dari orangtua melalui akun Facebook mereka.

Begitu juga ketika akun si anak sedang online, orang tua akan menerima pemberitahuan khusus.

Baca juga: Facebook Luncurkan Messenger Khusus Anak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.