Kompas.com - 02/02/2018, 09:00 WIB
Ilustrasi inti chip IntelIlustrasi inti chip
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Dunia digital tengah dilanda demam mata uang virtual (cryptocurrency) macam bitcoin dan ethereum.  Samsung pun kini aktif membuat chip khusus untuk “menambang” (mining) cyrptocurrency.

Raksasa elektronik asal Korea Selatan yang sekaligus merupakan salah satu pabrikan chip terbesar di dunia tersebut kabarnya memasok hardware untuk sejumlah klien, termasuk Bitmain di China.

“Bisnis foundry Samsung sekarang terlibat dalam pembuatan chip untuk menambang cyptocurrency. Namun, kami tak bisa menjelaskan lebih lanjut tentang para pelanggan kami,” sebut seorang juru bicara Samsung.

Bisnis foundry di dalam divisi semikonduktor Samsung bergerak di bidang pembuatan chipset untuk perusahaan lain (contract manufacturing).

Jenis chip yang dibuat oleh Samsung untuk mining cyrptocurrency bukanlah CPU atau GPU (pengolah grafis) seperti biasa terdapat dalam komputer atau gadget, melainkan ASIC alias application-specific integrated circuit.

Berbeda dari prosesor utama yang dibuat untuk menangani berbagai macam proses, ASIC secara khusus dirancang untuk menangani satu tugas saja dengan sangat efisien, dalam hal ini mining cryptocurrency.

Sebab itulah, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Jumat (2/2/2018), angka permintaan terhadap chip ASIC untuk mining kini melonjak seiring dengan meningkatnya popularitas cryptocurrency.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses mining sendiri menggunakan sumber daya komputasi dari para pengguna cryptocurrency secara kolektif untuk mengolah transaksi yang terjadi di dalam jaringan. Untuk bitcoin, mining akan menghasilkan imbalan berupa kepingan bitcoin baru.

Semakin lama proses mining semakin berat dan menuntut daya komputasi yang tinggi pula. Selain ASIC, chip jenis lain yang populer digunakan untuk mining adalah GPU di kartu-kartu grafis komputer.

Pabrikan chip asal Taiwan, TSMC sebelumnya dikabarkan mendapat tambahan pemasukan antara 350 juta hingga 400 juta dollar AS per kuartal, dari membuat chip ASIC untuk mining cryptocurrency.

Belum jelas berapa tambahan pendapatan yang diperoleh Samsung dengan terjun ke bisnis tersebut. BIsnis chip Samsung secara keseluruhan diketahui menghasilkan pendapatan hingga 69 miliar dollar AS per tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.