Pabrikan Helikopter Incar Pasar Taksi Udara dan Militer di Indonesia

Kompas.com - 07/02/2018, 10:21 WIB
Helikopter Bell 505 yang dipamerkan di ajang Singapore Airshow 2018. Reska K. Nistanto/KOMPAS.comHelikopter Bell 505 yang dipamerkan di ajang Singapore Airshow 2018.
|
EditorOik Yusuf

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pabrikan helikopter AS, Bell Helicopter mengatakan, pada 2018 ini pihaknya akan memfokuskan diri ke segmen militer dan air taxi alias taksi udara di pasar Indonesia. Sebab, segmen-segmen itulah yang pada tahun lalu menjadi penyumbang besar bagi keuntungan Bell Helicopter.

Saat ditemui wartawan KompasTekno Reska K. Nistanto di ajang Singapore Airshow 2018, Selasa (6/2/2018), Managing Director Asia Pacific Bell Helicopter Sameer Rehman mengatakan bahwa klien besar Bell Helicopter di Indonesia berasal dari kalangan militer, pemerintah, dan swasta.

TNI Angkatan Darat diketahui mengoperasikan belasan unit Bell 412 yang selama ini dinilai memiliki daya tahan tinggi untuk beroperasi di lingkungan yang keras, cocok untuk transportasi pasukan, serta tangguh untuk operasi dalam keadaan bencana.

Sementara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada September 2017 lalu juga baru saja menerima helikopter tipe Bell 426. Helikopter jenis ini cocok untuk penegakan hukum (airborne law enforcement) dan evakuasi medis.

Dari sektor swasta, maskapai swasta dan operator taksi udara di Indonesia, Whitesky Aviation, memesan sebanyak 30 unit Bell 505, yang dua di antaranya sudah dikirim pada 2017 lalu. Pada 2018 ini, Whitesky juga akan menerima pengiriman dua unit Bell 505. Helikopter ini tergolong keluarga baru di lini Bell, dan mulai dikirim ke pembeli pada 2017.

Whitesky Aviation menjadi operator pertama Bell 505 untuk kawasan ASEAN. Oleh Whitesky, Bell 505 dijadikan sebagai heli transport ringan yang bisa disewa, melalui bisnis Heli City yang diluncurkan pada Desember 2017 lalu.

Maskapai charter swasta Indonesia, WhiteSky Aviation resmi meluncurkan layanan sewa helikopter HeliCity.Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Maskapai charter swasta Indonesia, WhiteSky Aviation resmi meluncurkan layanan sewa helikopter HeliCity.
"Kami senang dengan apa yang dilakukan oleh Whitesky Aviation, mereka bisa membuat bisnis baru yang menguntungkan, sehingga jadi yang pertama (mengenalkan konsep air taxi) di Asia Tenggara," ujar Rehman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: HeliCity, Layanan Sewa Helikopter Bertarif Rp 7 Juta per 15 Menit

Sempat lesu

Bisnis penjualan helikopter sendiri pada 2017 lalu mulai kembali menanjak, setelah dua tahun sebelumnya mengalami kelesuan. Hal itu diungkapkan oleh Patrick Moulay, VP Sales International Bell Helicopter.

Patrick Moulay, VP Sales International Bell Helicopter dijumpai di ajang Singapore Airshow 2018.Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Patrick Moulay, VP Sales International Bell Helicopter dijumpai di ajang Singapore Airshow 2018.
"Kami senang pada 2017 lalu bisa menerima pesanan lebih banyak dari jumlah pengiriman kami," kata Moulay pada kesempatan yang sama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.