Punya Dua Kamera Depan, Kenapa Galaxy A8 Tak Gembar-gembor “Selfie”?

Kompas.com - 07/02/2018, 13:41 WIB
Samsung Galaxy A8 (2018) dan A8 Plus (2018). Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comSamsung Galaxy A8 (2018) dan A8 Plus (2018).
Penulis Reza Wahyudi
|
EditorOik Yusuf

ROMA, KOMPAS.com - Galaxy A8 (2018) dan Galaxy A8+ merupakan  dua smartphone pertama dari Samsung yang dibekali kamera depan ganda. Dual camera di bagian muka kedua perangkat  memiliki resolusi 16 megapiksel dan 8 megapiksel. Lensanya memiliki bukaan (aperture) selebar f/1.9 untuk mempermudah perekaman foto atau video dalam keadaan minim cahaya.

Selain itu, berbekal fitur “Live Focus” andalan Samsung, kamera depan ganda milik Galaxy A8 dan Galaxy A8 Plus (2018) juga bisa menghasilkan foto selfie dengan efek bokeh (background blur), di mana latar belakang tampak buram dengan subyek yang tetap tajam, ala jepretan DSLR.

Meski punya kemampuan mumpuni untuk swafoto, Samsung justru tak gembar-gembor memasarkan duo Galaxy A8 dengan label jagoan selfie. Alih-alih begitu, pabrikan asal Korea Selatan tersebut justru lebih memberi penekanan pada kamera belakang dan fitur lainnya.

"Kami memang membiarkan tidak menjual Galaxy A8 sebagai selfie phone. Samsung tidak ingin masuk ke kategori yang sama dengan yang lain," ujar Jo Semidang, Corporate Marketing Director Samsung Indonesia kepada wartawan KompasTekno Reza Wahyudi di Roma, Italia, Selasa (6/2/2017).

Jo menambahkan, smartphone Galaxy A8 dan A8 Plus bukan cuma tentang selfie, meski fitur itu menjadi salah satu andalan. Dia tak menjelaskan siapa persisnya "pemain lain" yang dimaksud, tapi selama ini citra “selfie” lekat dengan dua pabrikan asal China, Oppo dan Vivo.

Boleh jadi, Samsung ogah dianggap sebagai pengekor kedua merek kompetitor itu.

“Kecanggihan lain Galaxy A8 itu banyak. Selfie hanya bagian kecil dari penggunaan kamera. Yang kami kejar bukan selfie saja, makanya ditambahkan teknologi untuk low-light dan bokeh," imbuh Jo.

Untuk kamera belakang, Galaxy A8 dan Galaxy A8 Plus mengandalkan unit dengan resolusi 16 megapiksel dan lensa berbukaan f/1.7 yang bahkan lebih lebar dibanding lensa kamera depan. Samsung menambahkan fitur Video Digital Image Stabilization (vDIS) untuk perekaman video dengan kamera utama ini.  

Tak perlu koar-koar

Jo Semidang, Corporate Marketing Director Samsung Indonesia. Jo Semidang, Corporate Marketing Director Samsung Indonesia.
Meski tidak menjadikan selfie sebagai fitur andalan,, Samsung menyebut pengguna yang sudah memakai Galaxy A8 akhirnya menyadari kemampuan mumpuni dari kamera depan ganda perangkat tersebut dengan sendirinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X