Kamera Ganda Samsung dengan Efek Bokeh Disiapkan untuk Ponsel Murah

Kompas.com - 08/02/2018, 11:02 WIB
Bocoran gambar render Galaxy S9 Plus dari sisi depan memperlihatkan kamera ganda yang disusun secara vertikal. @OnLeaks @MySmartPriceBocoran gambar render Galaxy S9 Plus dari sisi depan memperlihatkan kamera ganda yang disusun secara vertikal.

KOMPAS.com - Fitur pengambilan gambar dengan efek bokeh dan mode minim cahaya (LLS) saat ini hanya ditemukan pada ponsel kelas premium.

Sebab untuk menciptakan efek ini diperlukan kamera ganda (dual camera) yang harganya tidak murah. Alhasil, ponsel kelas menengah belum bisa mencicipi teknologi tersebut.

Namun belakangan ini Samsung dikabarkan tengah menciptakan solusi untuk menghadirkan teknologi dual camera ke ponsel kelas mid-range dan low-end.

Sama seperti kamera ganda pada umumnya, penangkap gambar buatan Samsung dilengkapi dengan sensor gambar Isocell Dual. Fungsinya untuk menciptakan efek bokeh dan menangkap gambar saat minim cahaya.

Bedanya, sensor ini digandengkan dengan algoritma dari perangkat lunak bikinan sendiri sehingga memungkinkan penciptaan fitur ini memakan biaya lebih rendah.

"Solusi total Samsung untuk Isocell Dual akan membuat proses pengembangan produk pelanggan kami menjadi lebih mudah," ujar Ben K Hur, Vice President of System LSI Marketing Samsung Electronics dikutip Kompas.com dari Phone Arena Rabu (7/2/2018)

"Ini memungkinkan mereka menghadirkan fitur dual camera yang paling optimal ke konsumen yang lebih beragam," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mempermudah implementasi, Samsung  tidak menggabungkan fitur gambar bokeh dan pengambilan gambar minim cahaya  dua algoritma menjadi satu.

Sebagai gantinya, vendor dapat memilih setup kamera sebesar  13MP + 5MP untuk kamera bokeh. Sedangkan untuk mode LLS, tersedia setup kamera 8MP + 8MP. Pengolahan gambar disetel secara khusus untuk setiap sensor kamera agar mendapatkan hasil terbaik.

Dikutip Kompas.com dari TechCrunch , Samsung tidak menyebutkan akan menerapkan teknologi ini pada ponselnya. Sebab, vendor ponsel asal Korea Selatan ini memang tidak memiliki banyak produk ponsel murah.

Namun mengingat perusahaan asal negeri gingseng memiliki pabrikan sendiri, bisa jadi teknologi ini bakal diterapkan pada ponsel lain di luar merek Samsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.