Lewat "Project Yeti", Google Invasi Industri Gim

Kompas.com - 08/02/2018, 12:06 WIB
Salah satu gedung di kantor pusat Google, Mountain View, California. Wicak Hidayat/KompasTeknoSalah satu gedung di kantor pusat Google, Mountain View, California.

KOMPAS.com - Google kabarnya bakal ikut terjun ke Industri permainan atau gim. Ini ditandai dengan munculnya konsol gim baru buatan Google dengan alias "Project Yeti".

Belum banyak informasi mengenai konsol buatan Google yang satu ini. Namun berdasarkan sejumlah sumber, "Project Yeti" bukan sekadar konsol gim.

Lewat konsol ini, Google akan menyiapkan layanan streaming  gim yang mirip dengan Amazon Twitch dan Nvdia GeForce Now. Kabarnya, layanan tersebut juga bisa digunakan pada perangkat streaming Chromecast.

Dengan layanan ini, pengguna "Project Yeti" bisa bermain gim sembari melakukan streaming tanpa harus mengunduh atau membeli kaset gim yang dimainkan. Namun, layanan ini hanya bisa dinikmati dengan cara berlangganan.

Belum ada informasi kapan perangkat ini bakal rilis di pasaran. Yang jelas, kemunculan "Project Yeti" menandakan bahwa Google siap bertarung dengan sejumlah pemain lama yang sudah punya nama di industri ini seperti Sony dan Microsoft.

Baik Sony maupun Microsoft saat ini tercatat sebagai penguasa pasar gim video. Dengan menunggangi PlayStation dan Xbox, keduanya bersaing sengit.

Di belakangnya, ada Nintendo yang saat ini sedang naik daun berkat populernya konsol Nintendo Switch di kalangan gamer.

Jika "Project Yeti" bisa membawa Google sukses pada industri gim, bisa dipastikan raksasa teknologi yang bermarkas di Mountain View ini bisa menghasilkan pendapatan cukup besar. 

Dikutip Kompas.com dari The Information, Kamis (8/2/2018), pasar gim video sendiri bernilai 109 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.557 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X