2018, Saatnya Anak Muda Tinggalkan Facebook? - Kompas.com

2018, Saatnya Anak Muda Tinggalkan Facebook?

Kompas.com - 13/02/2018, 11:13 WIB
Gambar yang diambil pada 20 November 2017 ini menunjukkan logo Facebook, layanan media sosial yang berbasis di Amerika Serikat.AFP PHOTO/LOIC VENANCE Gambar yang diambil pada 20 November 2017 ini menunjukkan logo Facebook, layanan media sosial yang berbasis di Amerika Serikat.

KOMPAS.com — Beberapa tahun belakangan, Facebook disesaki pengguna golongan umur tua. Tren ini terus berlangsung meski Facebook telah berusaha “memudakan diri”, antara lain dengan menggencarkan konten video.

Nyatanya, anak muda telah menemukan “rumah baru”, yakni di Instagram dan Snapchat. Agaknya, para anak muda tak ingin berjejaring dengan para orang tua.

Firma riset eMarketer memprediksi 2 juta pengguna Facebook usia 24 tahun ke bawah bakal minggat dari jejaring sosial yang didirikan Mark Zuckerberg tersebut sepanjang 2018 ini. Prediksi itu didasarkan pada rekam jejak, tren yang berlangsung, dan indikator terukur lainnya.

Lebih rinci, pengguna Facebook usia 11 tahun ke bawah di Amerika Serikat dikatakan akan menurun 9,3 persen sepanjang 2018. Pengguna remaja usia 12 hingga 17 tahun akan menurun 5,6 persen, dan 18 hingga 24 tahun akan menurun 5,8 persen.

Baca juga: Benarkah Facebook Ditinggalkan Anak Muda?

Untuk Instagram, eMarketer menduga akan terjadi peningkatan 1,6 juta pengguna usia 24 tahun ke bawah. Sementara itu, Snapchat digadang-gadang bakal meraup 1,9 juta pengguna baru pada kelompok usia yang sama.

Pengguna Instagram diestimasikan akan berkembang lebih masif ketimbang Snapchat. Secara total, tanpa mempertimbangkan rentang usia, pengguna Instagram disebut-sebut bakal meningkat 13,1 persen menjadi 104,4 juta.

Snapchat pun akan menghimpun lebih banyak basis pengguna meski tak sesignifikan Instagram. Tahun ini, eMarketer memperkirakan Snapchat mewadahi 86,5 juta pengguna atau meningkat 9,3 persen dari 2017.

“Basis pengguna Snapchat bisa bertumbuh dari kelompok usia tua, sebab platform itu kini lebih mudah digunakan setelah didesain ulang,” kata analis eMarketer, Debra Aho Williamson, dikutip KompasTekno, Selasa (13/2/2018).

Baca juga: Anak Muda Tinggalkan Facebook dan Twitter, Kenapa?

“Pertanyaannya, apakah anak muda akan tetap menganggap Snapchat keren, jika orang tua mereka ikut main di situ? Ini adalah hal yang dialami Facebook,” ia menambahkan.


Komentar

Terkini Lainnya

Di Indonesia, Galaxy Note 9 Habis Dipesan 2 Hari

Di Indonesia, Galaxy Note 9 Habis Dipesan 2 Hari

Gadget
Layanan Google One Mulai Disebar

Layanan Google One Mulai Disebar

Software
Sudah Mundur, Jan Koum Masih Bolak-balik ke Kantor Facebook

Sudah Mundur, Jan Koum Masih Bolak-balik ke Kantor Facebook

e-Business
Kacamata Pintar Apple Diramal Meluncur 2020

Kacamata Pintar Apple Diramal Meluncur 2020

Gadget
Ponsel 5G LG Meluncur Awal 2019

Ponsel 5G LG Meluncur Awal 2019

Gadget
Bocoran Benchmark Snapdragon 850

Bocoran Benchmark Snapdragon 850

Hardware
Bing Bisa Pecahkan Soal Matematika dengan Foto

Bing Bisa Pecahkan Soal Matematika dengan Foto

Software
Diupdate,  Xiaomi Mi A2 Bisa Rekam Video 60 FPS

Diupdate, Xiaomi Mi A2 Bisa Rekam Video 60 FPS

Gadget
Google Umumkan Android 9 Pie Go Edition

Google Umumkan Android 9 Pie Go Edition

Software
Direct Messege Instagram Bisa Disisipi 'Polling'

Direct Messege Instagram Bisa Disisipi "Polling"

Software
Oppo F9 Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya

Oppo F9 Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya

Gadget
Ini Daftar Smartphone Nokia yang Kebagian Android Pie

Ini Daftar Smartphone Nokia yang Kebagian Android Pie

Software
Ini Alasan Mengapa Harus Ganti Password Instagram Sekarang

Ini Alasan Mengapa Harus Ganti Password Instagram Sekarang

Software
Samsung Umumkan Modem 5G Pertama di Dunia, Exynos 5100

Samsung Umumkan Modem 5G Pertama di Dunia, Exynos 5100

Hardware
iPhone 2018 Akan Mendukung Stylus Apple Pencil?

iPhone 2018 Akan Mendukung Stylus Apple Pencil?

Gadget
Close Ads X