Hanya Dibekali Pemindai Wajah, Amankah Oppo A83?

Kompas.com - 21/02/2018, 15:31 WIB
Oppo A83 dibekali fitur keamanan face unlock. Oik Yusuf/KOMPAS.comOppo A83 dibekali fitur keamanan face unlock.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Oppo memasarkan smartphone Oppo A83 dengan harga Rp 3 juta, lebih terjangkau dibandingkan seri F5 yang terdiri dari tiga model. Banderol lebih rendah berarti ada beberapa pemangkasan fitur.

Oppo A83, misalnya, tak dibekali pemindai sidik jari seperti F5. Ponsel ini hanya mengandalkan teknologi biometrik berbasis pengenalan wajah dan artificial intelligence (AI) lewat kamera depan.

Kendati demikian, PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengklaim teknologi face recognition Oppo A83 -seperti yang juga tertanam di F5- memiliki tingkat keamanan tinggi dan tidak bisa dikibuli dengan foto wajah.

Ini karena AI face recognition Oppo A83 bekerja dengan mencocokkan 128 titik berbeda di wajah pengguna secara tiga dimensi.

"Jadi, hanya bisa di-unlock dengan wajah sungguhan, tidak bisa pakai foto," ujar Aryo saat dijumpai usai acara Media Experience Oppo A83 di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Teknologi AI yang sama juga digunakan untuk memperindah jepretan foto selfie di Oppo A83 dan seri F5. Hanya saja, jumlah titik yang dipindai di wajah lebih banyak, yakni 254.

Aryo menerangkan, proses AI di Oppo A53 dan seri F3 ditangani oleh CPU dan pengolah grafis (GPU) yang tertanam di System-on-Chip (SoC) MediaTek Helio P23.

Pihak Oppo tidak memakai chip terpisah untuk AI (Neural Processing Unit) dengan alasan menghemat pemakaian daya perangkat, di samping faktor kinerja chip Helio P23 yang dinilai sudah memadai untuk menangani hal tersebut.

Di luar kesamaan SoC, ada sejumlah perbedaan spesifikasi antara Oppo A83 dengan seri F3, seperti ukuran dan resolusi layar lebih kecil, serta resolusi kamera yang lebih rendah. Namun, teknologi AI yang digunakan kedua lini ponsel terbilang serupa.

Baca juga : Membandingkan Spesifikasi Oppo A83 dengan 3 Versi Oppo F5

Oppo A83 sendiri dimaksudkan sebagai versi lebih murah dari F5 yang bisa dijangkau oleh kalangan konsumen lebih luas. Harapannya, Oppo bisa lebih memasyarakatkan teknologi AI besutannya.

"Kalau cuma mengandalkan F series, pasarnya tidak akan sebesar A series. Lewat A series ini kami bisa masuk ke berbagai lapisan konsumen," tandas Aryo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X