Partai Garuda Paling Banyak Di-Googling Netizen Indonesia

Kompas.com - 22/02/2018, 15:28 WIB
Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana (ketiga dari kiri) menunjukkan nomor urut 6 saat Pengambilan Nomor Urut Partai Politik untuk Pemilu 2019 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (18/2/2018). Empatbelas partai politik (parpol) nasional dan empat partai politik lokal Aceh lolos verifikasi faktual untuk mengikuti Pemilu 2019. KRISTIANTO PURNOMOKetua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana (ketiga dari kiri) menunjukkan nomor urut 6 saat Pengambilan Nomor Urut Partai Politik untuk Pemilu 2019 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (18/2/2018). Empatbelas partai politik (parpol) nasional dan empat partai politik lokal Aceh lolos verifikasi faktual untuk mengikuti Pemilu 2019.

KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menyatakan 14 partai politik telah memenuhi syarat adminitrasi dan verifikasi faktual dalam kontestasi pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Dari 14 partai yang lolos, empat di antaranya adalah partai-partai baru, yakni Partai Garuda, Partai Solidaritas Indonesia ( PSI), Partai Berkarya, dan Partai Persatuan Indonesia ( Perindo).

Dari keempat partai baru tersebut, Partai Garuda menjadi partai terpopuler dari hasil pencarian Google Trends dalam sepekan terakhir, mulai dari 17 hingga 21 Februari 2018.

Diikuti di belakangnya berturut-turut adalah Partai Berkarya, PSI, dan Perindo yang menduduki posisi terendah dalam daftar popularitas di Google Trends.

Namun Google tidak merinci, berapa jumlah pencarian kata (keyword) dalam sehari untuk masing-masing partai tersebut. Untuk membaca laporan lengkap Google terkait pencarian partai-partai baru peserta Pemilu, kunjungi tautan berikut ini.

Grafik penelusuran terpopuler di Google Trends terkait partai politik (parpol) baru dengan Partai Garuda dipuncak popularitas.Google Trends Grafik penelusuran terpopuler di Google Trends terkait partai politik (parpol) baru dengan Partai Garuda dipuncak popularitas.

Berdasar informasi Google, puncak popularitas Partai Garuda terjadi di hari pengundian nomor urut partai, yakni Minggu (18/2/2018) lalu.

Dari keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Kamis (22/2/2018), popularitas partai bernomor urut enam ini cukup merata di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Banten, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Kepulauan Riau, dan DKI Jakarta.

Pemilu 2019 menjadi debut Partai Garuda yang diketuai oleh Ahmad Ridha Sabana.
Partai ini menyasar anak-anak muda sebagai kader partai.

Sementara itu, partai Berkarya besutan Tommy Hutomo Mandala Putra atau sering disapa Tommy Soeharto, menjadi partai baru terpopuler kedua.

Persebaran popularitas pencarian Partai Berkarya hampir merata di seluruh Pulau Sulawesi, kecuali Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan, kemudian diikuti di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Cara Hapus Riwayat Pencarian Google di Desktop dan Mobile

KOMPAS.COM Nomor urut parpol peserta Pemilu 2019.
Meskipun partai baru, namun partai berwarna kuning ini diisi oleh politisi-politisi senior termasuk ketua umumnya, Neneng A Tutty yang sebelumnya menjabat sebagai ketua umum Partai Nasional Republik (Nasrep), yang akhirnya bergabung dengan Partai Beringin Karya (Berkarya).

Partai pendatang baru terpopuler ketiga diduduki PSI yang diketuai oleh mantan presenter TV, Grace Natalie. Partai bernomor urut 11 ini juga menyasar kaum muda sebagai kadernya, khususnya yang belum pernah terjun ke dunia politik, seperti musisi Giring Ganesha yang mendaftar sebagai calon legislatif.

Sementara itu, Partai Perindo menempati posisi akhir partai pendatang baru paling populer di Google Trends. Partai yang diketuai Bos MNC Group, Harry Tanoesoedibjo ini memang lebih dulu gencar melakukan penetrasi di media massa, terutama televisi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X