Mengapa Kamera Galaxy S9 Dibekali 2 Bukaan Lensa Berbeda?

Kompas.com - 27/02/2018, 14:43 WIB
Aperture kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus bisa diatur dalam mode Pro di aplikasi kamera bawaan, bersama dengan parameter lain seperti kecepatan rana, sensitivitas sensor (ISO), white balance, dan metering mode. KOMPAS.com/ OIK YUSUFAperture kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus bisa diatur dalam mode Pro di aplikasi kamera bawaan, bersama dengan parameter lain seperti kecepatan rana, sensitivitas sensor (ISO), white balance, dan metering mode.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Samsung resmi meluncurkan duo smartphone flagship Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus. Kedua produk papan atas ini dibekali aneka fitur unggulan, termasuk kamera dengan variabel aperture (diafragma) yang bisa mengatur lebar bukaan lensa, antara f/1.5 dan f/2.4.

Apa alasan Samsung menerapkan kemampuan yang baru pertama kali hadir di kamera smartphone ini? Jawabannya ternyata berkaitan dengan kebutuhan pemotretan pengguna dalam kondisi cahaya berbeda.

“Jadi, dengan dual aperture ini, pengguna bisa mengambil gambar dengan optimal dalam kondisi lighting apa pun. Misalnya saat low-light, kamera Galaxy S9 akan memililih aperture f/1.5 agar cahaya yang masuk lebih banyak,” ujar Product Marketing Senior Manager Samsung Mobile Indonesia, Selvia Gofar dalam acara media interview di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Sebaliknya, menurut Selvia, saat berada dalam kondisi cahaya terang, kamera Galaxy S9 bakal menggunakan aperture f/2.4 yang lebih kecil, untuk memaksimalkan detail gambar yang ditangkap.

Aperture mengacu pada lebar bukaan lensa (entrance pupil) tempat cahaya masuk, sebelum mengenai sensor pengambil gambar di kamera. Semakin besar bukaannya (f/1.5 dalam hal ini mewakili bukaan yang lebih lebar dari f/2.4), maka semakin banyak cahaya yang masuk.

Imbasnya, semakin lebar bukaan, maka semakin cepat pula kecepatan rana (shutter speed), sehingga meminimalisir gambar buram karena gerakan, misalnya ketika memotret dalam kondisi minim cahaya.

Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.

Supaya tetap fokus

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun ada efek lain pula. Semakin lebar bukaan lensa, semakin tipis pula ruang tajam (depth of field), sehingga bisa saja obyek di latar depan atau belakang subyek utama menjadi terlihat buram, karena jatuh di luar area fokus (focus plane).  

Menurut pengamat gadget Lucky Sebastian, inilah sebabnya mengapa Galaxy S9 menyediakan opsi kedua berupa aperture f/2.4, bukan hanya f/1.5.

“Jadi misalnya kita group photo, kalau aperture terlalu besar seperti f/1.5, bisa jadi ada orang di depan atau belakang yang wajahnya tidak fokus. Apabila kita memakai aperture f/2.4, maka wajah semua orang bisa fokus,” kata Lucky yang turut hadir dalam acara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.