Hasil Jepretan Kamera "Dual Aperture" Galaxy S9

Kompas.com - 28/02/2018, 10:15 WIB
Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Saat diatur dengan aperture f/1.5 (foto kanan), lensa kamera Galaxy S9 memiliki bukaan lebar dibandingkan f/2.4.

PARIS, KOMPAS.com - Kamera utama Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus dibekali fitur dual-aperture yang memadankan bukaan F/1.5 dan F/2.4. Mekanisme ini terbilang baru di industri smartphone.

Biasanya kamera smartphone hanya memiliki aperture lensa yang bersifat fixed alias tidak bisa diganti-ganti, mentok di angka tertentu. Tak cuma itu, bukaan F/1.5 juga unik karena baru pertama kali ditemui pada smartphone.

Bukaan F/1.5 ini merupakan peningkatan dari yang sebelumnya cuma F/1.7. Ini menegaskan embel-embel “Camera Reimagined” yang diusung Galaxy S9 dan S9 Plus.

Aperture mengacu pada lebar bukaan lensa (entrance pupil) tempat cahaya masuk, sebelum mengenai sensor pengambil gambar di kamera. Semakin besar bukaannya, maka semakin banyak cahaya yang masuk. Dalam hal ini, bukaan F/1.5 lebih besar ketimbang F/2.4.

Alhasil, bukaan F/1.5 diproyeksikan untuk membidik foto dalam kondisi minim cahaya (low-light). Sementara itu, F/2.4 untuk menjepret momen dalam kondisi normal atau banyak cahaya.

Kamera Galaxy S9 dan S9 Plus akan otomatis beralih dari bukaan F/1.5 ke F/2.4, pun sebaliknya. Semua tergantung kebutuhan pencahayaan.

Jika ingin lebih banyak mengutak-atik, pengguna kamera Galaxy S9 dan S9 Plus bisa memilih mode “Pro” pada aplikasi kamera. Selain mengganti bukaan secara manual, mode Pro juga memungkinkan pengguna menyetel ISO, white balance, shutter speed, dkk.

Baca juga : Ini Harga Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus di Indonesia

Penasaran dengan hasil jepretan F/1.5? Berikut beberapa hasil foto dengan kamera Galaxy S9.

Perbandingan antara foto yang dibidik dengan bukaan F/2.4 (kiri) dan F/1.5 (kanan).Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Perbandingan antara foto yang dibidik dengan bukaan F/2.4 (kiri) dan F/1.5 (kanan).
Foto di atas diambil di depan gedung ikonik Musee du Louvre, Paris, sekitar pukul 18.47 waktu setempat. Foto dibidik dengan melawan arah matahari terbenam. Di sisi kiri menggunakan penyetelan aperture F/2.4, focal length 4.30mm, ISO 50, dan exposure 1/15 detik.

Sementara di sisi kanan menggunakan penyetelan aperture F/1.5, focal lengthh 4.30mm, ISO 50, dan exposure 1/15 detik.

Perbandingan antara foto yang dibidik dengan bukaan F/2.4 (kiri) dan F/1.5 (kanan).Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Perbandingan antara foto yang dibidik dengan bukaan F/2.4 (kiri) dan F/1.5 (kanan).

Foto kedua memperlihatkan gedung di belakang ikon Musee du Louvre. Foto kiri menggunakan aperture F/2.4, focal length 4.30mm, ISO 50, dan exposure 1/15 detik. Sementara foto kanan menggunakan aperture F/1.5 dengan penyetelan lainnya serupa dengan foto kiri.

Perbandingan antara foto yang dibidik dengan bukaan F/2.4 (kiri) dan F/1.5 (kanan).Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Perbandingan antara foto yang dibidik dengan bukaan F/2.4 (kiri) dan F/1.5 (kanan).

Foto ini dibidik secara indoor, yakni di dalam restoran Luderee, Paris, pada pukul 17.27 waktu setempat. Foto kiri menggunakan penyetelan aperture F/2.4, focal length 4.30mm, ISO 500 danexposure 1/15 detik. Foto kanan aperture-nya F/1.5, dengan penyetelan lainnya serupa foto kiri.

Baca juga : Mengapa Kamera Galaxy S9 Dibekali 2 Bukaan Lensa Berbeda?



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X