Canon Rela Kanibal demi Kamera Mirrorless

Kompas.com - 06/03/2018, 11:29 WIB
Kamera mirrorless Canon EOS M50 warna putih. CanonKamera mirrorless Canon EOS M50 warna putih.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Canon adalah salah satu pabrikan kamera terbesar, tapi gaung namanya relatif kurang terdengar di segmen mirrorless lantaran dulu tak begitu aktif di ranah tersebut.

Konon Canon tak mau “serius” menggarap mirrorless karena khawatir bakal mengkanibal penjualan kamera DLSR yang menjadi andalannya selama ini.

Ke depan, hal itu mungkin bakal berubah karena Canon memutuskan untuk fokus ke segmen mirrorless yang menunjukkan tren terus bertumbuh, sementara DSLR tradisional cenderung menurun.

Di pasaran domestik Jepang, misalnya penjualan DSLR tahun lalu tercatat turun 10,1 persen Sementara, mirrorless tumbuh signifikan sebesar 29,2 persen.

Kamera kategori mirrorless juga menguasai setengah dari pasaran interchangeable lens camera (kamera dengan lensa yang bisa diganti-ganti, macam DSLR dan mirrorless) di sebagian pasar seperti Hong Kong, Taiwan, dan Singapura.

Dirangkum KompasTekno dari Nikkei Asian Review, Selasa (6/3/2018), Presiden Canon Marketing Japan Masahiro Sakata mengatakan pihaknya bakal “merilis produk secara aktif untuk pasar yang sedang tumbuh (mirrorless), meskipun bakal ada kanibalisasi (terhadap DSLR)”.

Belakangan, dalam upayanya merengkuh pasaran mirrorless, Canon merilis produk entry-level baru bernama EOS M50 yang ditargetkan untuk pengguna awam, seperti dari lingkungan keluarga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski datang telat di segmen mirrorless dengan baru merilis kamera kategori tersebut pada 2012, Canon nyatanya berhasil menguasai 23 persen pasaran mirrorless di Jepang pada 2017, terbesar kedua setelah Olympus.

Pada pertengahan 2017 lalu, Canon melaporkan penjualan kamera mirrorless besutannya mengalami pertumbuhan sebesar 70 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Canon masih mendominasi di pasaran kamera profesional. Namun, belakangan para pabrikan besar mirrorless seperti Sony dan Fuji mulai merilis produk-produk papan atas seperti Alpha A9 dan X-H1  yang ditujukan sebagai kompetitor DSLR di segmen ini.

Baca juga : Menyimak Perbedaan Kamera Mirrorless dan DSLR



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X