Selfie, Operasi Plastik, dan Kamera Ponsel yang Tidak Akurat

Kompas.com - 06/03/2018, 14:02 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Pasien operasi plastik di Amerika meningkat 13 persen pada tahun 2017.  Menurut American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgeons, 55 persen pasien menginginkan operasi plastik demi terlihat lebih baik di foto selfie mereka.

Menurut para pasien, ketika melakukan selfie, hidung mereka tampak lebih besar dalam frame foto. Hal itu disebabkan adanya distorsi pada hidung ketika mengambil foto selfie.

Dalam penelitian tersebut juga menyoroti alasan beberapa pasien untuk melewati prosedur operasi plastik demi memupuk kepercayaan diri di media sosial.

Ahli bedah plastik, dari Universitas Rutgers, Boris Paskhover mewanti-wanti para anak muda bahwa apa yang ada di foto bukanlah wajah asli mereka. Ia pun tak ingin distorsi pada hidung menjadi alasan untuk melakukan operasi plastik.

"Saya bilang kepada mereka, 'hidungmu tak tampak besar. Itu adalah distorsi ketika kamera mendekat ke wajahmu'", akunya sebagaimana KompasTekno rangkum dari Tech Times, Selasa (6/3/2018).

Ia menambahkan dirinya ingin para anak muda menyadari jika ketika mereka melakukan selfie, pada dasarnya mereka bercermin ke funhouse mirror yang sering hadir di sebuah karnival.

Funhouse mirror merupakan cermin distorsi yang memanfaatkan cermin cembung dan cekung. Hasil cerminan akan tampak lebih ramping, atau lebih melebar dibanding objek asli.

"Anak muda seringkali ber-selfie untuk diunggah ke media sosial dan berpikir jika foto-foto tersebut mewakili wujud nyata penampilan mereka, yang berimbas ke emosi mereka", imbuh Paskhover.

Lebih lanjut, penelitian yang berjudul "Nasal Distortion in Short-Distance Photographs: The Selfie Effect" tersebut menunjukan jika rata-rata foto selfie kurang tepat menggambarkan bentuk hidung.

Baca juga : Selfie Ekstrem di Pinggir Rel, Pria India Tertabrak Kereta

Penelitian tersebut membeberkan fakta, ketika mengambil foto selfie dengan jarak sekitar 12 inci dari wajah, dapat membuat hidung lebih lebar 30 persen.

Ujung hidung pun terlihat 7 persen lebih besar jika foto selfie diambil dari jarak lima kaki atau sekitar 1,5 meter. Bagi wanita, jarak tersebut akan membuat hidung 29 persen lebih besar.

Persepktif juga disebut mempengaruhi hasil foto. Ketika selfie, kamera akan lebih dekat ke wajah sehingga membuatnya tampak lebih besar karena menangkap objek paling dekat yakni hidung.

Namun jika melibatkan orang lain untuk mengambil foto dengan jarak yang tidak terlalu dekat, maka distorsi tersebut akan terkikis karena jarak antara obyek dan kamera.

Baca juga : Bahaya di Balik Selfie dengan Pose Victory

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Tech Times
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X