5 Ponsel MWC 2018 yang Banyak Di-googling Netizen Indonesia - Kompas.com

5 Ponsel MWC 2018 yang Banyak Di-googling Netizen Indonesia

Kompas.com - 08/03/2018, 12:34 WIB
Asus Zenfone 5 (kiri) dan iPhone X (kanan) yang tampak mirip. Asus Zenfone 5 memiliki layar LCD lebih besar  dibanding layar OLED iPhone X.Andrew Hoyle/CNET Asus Zenfone 5 (kiri) dan iPhone X (kanan) yang tampak mirip. Asus Zenfone 5 memiliki layar LCD lebih besar dibanding layar OLED iPhone X.

KOMPAS.com - Meski agenda akbar Mobile World Congress ( MWC 2018) yang berlangsung di Barcelona telah usai, beberapa perangkat yang diluncurkan diajang tersebut masih banyak mencuri perhatian netizen di Indonesia.

Dalam sepekan (1-7 Maret) terdapat 5 smartphone yang dipamerkan di MWC 2018 menjadi populer di pencarian Google Trends.

Meski Samsung Galaxy S9 digadang menjadi primadona di MWC 2018, nyatanya dalam pencarian Google netizen punya pilihan sendiri. Smartphone paling banyak dicari dalam search engine Google Indonesia adalah Asus Zenfone 5.

Samsung Galaxy S9 baru mengekor di posisi kedua, lalu Nokia 8110, Sony Xperia XZ2, dan LG V30S ThinQ di posisi tiga hingga lima secara berturut-turut.

Baca juga: Asus Zenfone 5 dan 5Z Resmi Meluncur dengan Menjiplak iPhone X

Daftar smartphone yang paling banyak dicari netizen Indonesia di saat pagelaran MWC 2018 di Barcelona, Spanyol.Google Daftar smartphone yang paling banyak dicari netizen Indonesia di saat pagelaran MWC 2018 di Barcelona, Spanyol.
Netizen agaknya penasaran dengan desain Zenfone 5 yang mirip iPhone X. Asus Zenfone 5 memang memiliki "poni" layar ala iPhone X namun dengan display yang lebih besar yakni berbentang 6,2 inci dibanding layar 5,8 inci milik iPhone X.

Zenfone 5 tak hanya mendominasi pencarian di Google namun juga pencarian di YouTube dalam kurun waktu yang sama. Selain itu, salah satu lini Zenfone 5 yakni Zenfone 5 Lite juga memiliki empat kamera, masing-masing dual-camera tersemat di muka dan punggung perangkat.

Samsung Galaxy S9

Peluncuran duo Samsung Galaxy S9 juga dinanti-nanti. Fitur-fitur unggulan seperti slow-motion atau AR Emoji menjadi daya tarik tersendiri bagi netizen Indonesia dan menempatkannya di posisi kedua.

Nokia 8110

Kembalinya Nokia dibawah naungan HMD Global, juga cukup banyak diperbincangkan di MWC 2018. Apalagi, Nokia kembali "melahirkan" perangkat lawas, yakni Nokia "pisang" 8110 dengan fitur lebih canggih dibanding nenek moyanganya, seperti koneksi 4G.

Nokia Pisang 8110 resmi lahir kembali dengan koneksivitas 4G. Selain warna kuning, warna hitam juga tersedia untuk seri Nokia 8110 4G ini. Andrew Hoyle/CNET Nokia Pisang 8110 resmi lahir kembali dengan koneksivitas 4G. Selain warna kuning, warna hitam juga tersedia untuk seri Nokia 8110 4G ini.
Nokia "pisang" juga menjadi terpopuler ketiga di Google Trend Indonesia dalam sepekan pertama bulan Maret.

Baca juga: Nokia Paling Banyak Dibicarakan di MWC 2018

Sony Xperia XZ2

Flagship anyar Sony pun tak kalah dinanti. Sebab, flagshipnya, Xperia XZ2 meluncur dengan desain lebih trendi. Sony sempat dianggap kuno karena kurang gesit mengikuti tren smartphone kekinian.

Penampilan Sony XPeria XZ2 dengan desain lebih masa kini, bezel-less, lebih ramping dan layar 5,7 inci.Xperia Blog Penampilan Sony XPeria XZ2 dengan desain lebih masa kini, bezel-less, lebih ramping dan layar 5,7 inci.
Xperia XZ2 memiliki rasio layar 18:9 dan mengusung layar lebih besar dibanding pendahulunya. Tak hanya itu, Sony Xperia XZ2 juga menghilangkan colokan headphone jack 3,5 milimeter.

Baca juga: Sony Xperia XZ2 Meluncur Tanpa Colokan Earphone

Meski dianggap menjadi kabar kurang menyenangkan, namun Xperia XZ mampu mendudukan Sony Xperia XZ2 di peringkat keempat dalam pencarian Google Trends.

LG V30S ThinQ

LG V30S ThinQ menjadi smartphone paling banyak dicari kelima oleh netizen, LG lebih memilih meng-upgrade produknya LG V30 alih-alih menelurkan flagship baru.

Meski secara penampilan sama dengan pendahulunya, yakni LG V30 dan V30 Plus, namun seri ThinQ memiliki jeroan yang lebih mumpuni dengan fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) yang mampu bekerja secara visual (Vision AI) dan audio (Voice AI).


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X