Angka Pemesanan Galaxy S9 Diklaim Lebih Tinggi dari Galaxy S8

Kompas.com - 10/03/2018, 08:55 WIB
Tampilan fisik Galaxy S9 (kanan) sangat mirip dengan pendahulunya, Galaxy S8. Kedua perangkat sama-sama mengusung layar Infinity Display dengan aspect ratio 18,5:9. Perbedaan yang paling terlihat adalah pemindai sidik jari yang dipindah sehingga tersusun vertikal dengan modul kamera pada Galaxy S9.Samsung Tampilan fisik Galaxy S9 (kanan) sangat mirip dengan pendahulunya, Galaxy S8. Kedua perangkat sama-sama mengusung layar Infinity Display dengan aspect ratio 18,5:9. Perbedaan yang paling terlihat adalah pemindai sidik jari yang dipindah sehingga tersusun vertikal dengan modul kamera pada Galaxy S9.

KOMPAS.com - Sekitar dua pekan setelah pertama diperkenalkan pada akhir Februari, Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus telah resmi hadir di Indonesia lewat acara peluncuran yang digelar di Jakarta, Jumat (9/3/2018) kemarin.

Sebelumnya, kedua andalan baru Samsung itu sudah bisa dipesan para peminat di Indonesia lewat sesi pre-order yang berlangsung tanggal 27 Februari hingga 5 Maret 2018.

Pihak Samsung Indonesia mengklaim Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus mencatat angka pemesanan lebih tinggi dibandingkan Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus terdahulu, meski harganya lebih mahal dan periode pemesananya lebih sempit pula.

"Dulu Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus itu 10 hari (masa pre-order). Sementara Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus hanya 7 hari. Tapi (pemesanannya) lebih tinggi Galaxy S9," kata Head of Product IM Samsung Electronics Indonesia Denny Galant saat dijumpai KompasTekno usai acara peluncuran Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus.

Head of Product IM Samsung Electronics Indonesia Denny Galant.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Head of Product IM Samsung Electronics Indonesia Denny Galant.
Dia tak merinci berapa persisnya selisih jumlah pre-order antara duo Galaxy S9 dan duo Galaxy S8. Denny hanya menyebutkan bahwa peminat Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus relatif seimbang meski ada perbedaan harga.

Tahun lalu, Samsung membuka pemesanan Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus pada 8 April hingga 18 April. Keduanya memang terbilang telat hadir dibanding seri Galaxy S terdahulu dan baru diumumkan secara resmi pada akhir Maret 2017.

Ketika pertama kali meluncur dulu, Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus masing-masing dibanderol Rp 10,5 juta dan Rp 12 juta.

Tahun ini, Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus dibanderol lebih mahal, yakni Rp 11,5 juta untuk Galaxy S9 dengan kombinasi RAM dan storage 4 GB/ 64 GB, Rp 13 juta untuk Galaxy S9 Plus 6 GB/ 64 GB, serta Rp 14,5 juta untuk Galaxy S9 Plus 6 GB/ 256 GB.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus

Selain kapasitas RAM dan storage, perbedaan antara Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus antara lain terletak pada ukuran layar, di mana Galaxy S9 Plus lebih besar (6.2 inci) dibanding Galaxy S9 (5,8 inci), kapasitas baterai, serta ketersediaan kamera kedua (short telephoto) di punggung Galaxy S9 Plus.

Baik Galaxy maupun Galaxy S9 Plus yang dipasarkan di Indonesia sama-sama ditenagai chip Exynos 9810, serta dibekali kamera utama dengan fitur dual aperture f/1.5 dan f/2.4 berikut perekaman video slow-motion 960 FPS di resolusi full HD (1080p).

Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus yang dipesan lewat pre-order akan dikirim ke tangan pembeli di Indonesia pada 15 Maret. Lalu kedua perangkat akan mulai tersedia di toko ritel pada 16 Maret.



PenulisOik Yusuf
EditorOik Yusuf

Close Ads X