Galaxy S9 Dibongkar, Cara Kerja Kamera “Dual-Aperture” Ketahuan - Kompas.com

Galaxy S9 Dibongkar, Cara Kerja Kamera “Dual-Aperture” Ketahuan

Kompas.com - 12/03/2018, 15:16 WIB
Galaxy S9 (kiri) dan Galaxy S9+ memiliki perbedaan dari sisi ukuran layar, kamera, besar RAM dan memori.Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.com Galaxy S9 (kiri) dan Galaxy S9+ memiliki perbedaan dari sisi ukuran layar, kamera, besar RAM dan memori.

KOMPAS.com - Salah satu fitur andalan duo flagship Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus dari Samsung adalah kamera dual-aperture. Kamera ini bisa diganti lebar bukaan (aperture) lensanya, antara f/1.5 dan f/2.4. Bagaimana cara kerjanya?

Situs “pembongkar gadget” iFixit menilik jeroan Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus untuk menemukan jawabannya. Dari hasil oprekan, diketahui bahwa kamera Galaxy S9 mengubah aperture dengan mekanisme mirip lensa kamera DSLR atau mirrorless, yakni dengan menggunakan bilah aperture untuk mengatur lebar bukaan, sehingga jadi besar (f/1.5) atau kecil f/2.4.

Bedanya, lensa kamera DSLR dan mirrorless biasanya menggunakan bilah aperture berjumlah 5, 7, atau 9 bilah, atau lebih. Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus hanya menggunakan dua bilah aperture berbentuk mirip cincin.

iFixit memperlihatkan kamera Galaxy S9 Plus dalam kondisi aperture dibuka lebar di angka f/1.5 (kiri), dan ditutup ke angka f/2.4 dengan dua bilah aperture berbentuk mirip cincin. Kamera kedua di bawah memiliki aperture fixed yang tidak bisa diubah-ubah.iFixit iFixit memperlihatkan kamera Galaxy S9 Plus dalam kondisi aperture dibuka lebar di angka f/1.5 (kiri), dan ditutup ke angka f/2.4 dengan dua bilah aperture berbentuk mirip cincin. Kamera kedua di bawah memiliki aperture fixed yang tidak bisa diubah-ubah.

Fitur dual aperture ini berlaku untuk satu kamera utama Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus. Kamera kedua (short telephoto) di Galaxy S9 Plus memiliki aperture tetap, f/2.4 yang tidak bisa diubah-ubah.

Baca juga: Samsung Rilis Foto dan Video Hasil Kamera Galaxy S9

Untuk apa pula kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus menerapkan dual-aperture? Singkat kata, fitur yang hadir di smartphone untuk pertama kalinya ini mampu mengoptimalkan tangkapan gambar untuk situasi low light dan cukup cahaya.

Aperture lebar f/1.5 digunakan untuk memasukkan sebanyak mungkin cahaya saat kondisi gelap, sehingga ponsel mampu menghasilkan gambar berkualitas baik dengan menekan angka sensitivitas (ISO) dan tidak buram, karena shutter speed mampu dijaga di angka tinggi.

Sebaliknya, aperture f/2.4 yang melambangkan bukaan lensa lebih sempit, digunakan saat kondisi cahaya berlimpah. Kelebihannya dibanding aperture f/2.4, ruang tajam gambar (depth of field) menjadi lebih lebar dan hasil jepretan pun jadi lebih tajam pula.

Contoh bukaan lensa kamera DSLR dengan tujuh bilah aperture. Semakin banyak bilahnya, semakin bundar bentuk bukaan sehingga bokeh semakin halus. Meski hanya memiliki dua bilah aperture, kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus sudah memiliki bentuk bukaan yang bundar karena bilah berbentuk mirip cincin.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Contoh bukaan lensa kamera DSLR dengan tujuh bilah aperture. Semakin banyak bilahnya, semakin bundar bentuk bukaan sehingga bokeh semakin halus. Meski hanya memiliki dua bilah aperture, kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus sudah memiliki bentuk bukaan yang bundar karena bilah berbentuk mirip cincin.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno, Senin (12/3/2018), iFixit turut menemukan bahwa modul dual camera (Galaxy S9 Plus) berada di satu papan PCB dengan satu kabel daya yang tersambung ke mainboard.

Di PCB kamera tersebut ada memori DRAM terintegrasi, guna menangani sejumlah besar data dari hasil tangkapan kamera.

Kemungkinan hal tersebut diperlukan untuk pemrosesan video slow-motion 960 FPS, yang menjepret 960 gambar per detik.

Baca juga: Mengapa Kamera Galaxy S9 Dibekali 2 Bukaan Lensa Berbeda?

Penelusuran iFixit selengkapnya bisa dilihat di tautan ini untuk Galaxy S9 dan tautan ini untuk Galaxy S9 Plus.


Komentar
Close Ads X