Ponsel "Black Market" Diblokir di Indonesia? Ini Penjelasannya

Kompas.com - 14/03/2018, 15:55 WIB
Twitter Kominfo soal Twitter KominfoTwitter Kominfo soal
Penulis Oik Yusuf
|

Tiga tahap

Sistem validasi IMEI dijalankan dalam tiga tahap. Pertama adalah penandatangan nota kesepahaman dengan Qualcomm selaku salah satu pelaku industri terkait, dan rekanan penyedia infrastruktur pada pertengahan tahun lalu.

Kedua, proses konsolidasi data IMEI lewat sinkronisasi data antara Kemenperin dengan GSM Association (GSMA) sebagai penyedia dan penyimpan database IMEI ponsel-ponsel yang beredar di seluruh dunia.

Konsolidasi data IMEI ini ditargetkan akan rampung pada April 2018 mendatang dan bisa diakses secara online oleh masyarakat untuk memeriksa nomor IMEI perangkat.

Tahapan ketiga akan dilakukan setelah proses konsolidasi rampung dan sudah dipastikan bisa berjalan dengan baik, yakni perumusan regulasi terhadap ponsel ilegal berdasarkan sistem validasi IMEI, dengan melibatkan ketiga kementerian terkait tadi.

Rodjih mengatakan, kebijakan baru tersebut diharapkan sudah rampung tahun ini.

Kemenkominfo sebenarnya sudah menyediakan satu cara untuk mengecek legal atau tidaknya sebuah ponsel, yakni dengan memeriksa apakah sertifikasinya tercantum di situs Kemenkominfo atau tidak, sebagaimana bisa dilihat dalam tweet di bawah.


Sertifikasi Kemenkominfo adalah salah satu syarat untuk ponsel yang beredar resmi di Indonesia. Namun, sertifikat ini mengacu pada nama model (merek dan tipe) perangkat, sementara validasi IMEI nanti akan lebih detail, karena mengindentifikasi masing-masing perangkat secara individual.

Smartphone ilegal marak beredar di Indonesia dan menimbulkan kerugian besar bagi negara. Dalam enam bulan terakhir saja, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan memusnahkan lebih dari 20.000 ponsel ilegal hasil selundupan di Jakarta, Nusa Tenggara Timur, Surabaya, Batam, Kalimantan Barat, dan Bali.

Nilai puluhan ribu ponsel ilegal itu mencapai Rp 59,6 miliar dengan kerugian negara sebesar Rp 10,3 miliar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X