Ini Perbedaan "AR Emoji" Galaxy S9 dan "Animoji" iPhone X

Kompas.com - 16/03/2018, 17:17 WIB
Fotografer profesional sekaligus pebisnis kuliner, David Soong, menjelaskan soal pengalaman menjajal AR Emoji  Galaxy S9, Kamis (15/3/2018), dalam acara Gadget Story yang digelar KompasTekno di Caribou Coffee, Lotte Avenue, Jakarta. Kompas.comFotografer profesional sekaligus pebisnis kuliner, David Soong, menjelaskan soal pengalaman menjajal AR Emoji Galaxy S9, Kamis (15/3/2018), dalam acara Gadget Story yang digelar KompasTekno di Caribou Coffee, Lotte Avenue, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus hadir dengan fitur emoji berbasis teknologi Augmented Reality (AR) atau dijuluki “ AR Emoji”. Pengguna bisa bertukar emoji yang lebih personal dengan format gambar bergerak GIF.

Ketika pertama kali diperkenalkan di Paris pada akhir Februari 2018, AR Emoji pada Galaxy S9 dan S9 Plus menuai cibiran. Ada yang menilai fitur tersebut mencaplok “ Animoji” pada iPhone X.

Secara prinsip, AR Emoji dan Animoji bisa dibilang sama-sama memberikan “nyawa” pada emoji. Akan tetapi, ada perbedaan yang signifikan antara keduanya.

Pertama, kemampuan Animoji sebatas menggerakkan emoji standar secara tiga dimensi menggunakan fitur FaceID. Inovasi cemerlang dari Apple ini kemudian ditingkatkan kelasnya oleh Samsung.

AR Emoji lebih menekankan pada keunggulan personalisasi, di mana pengguna bisa membuat emoji dari wajah mereka sendiri, disesuaikan dengan ekspresi, serta menonjolkan karakter.

“AR Emoji bener-bener bikin chatting lebih fun dan hidup. Belakangan saya sering kirim AR Emoji ke rekan kantor, jadinya lebih seru karena emoji-nya benar-benar mirip sama saya,” kata fotografer profesional sekaligus pebisnis kuliner, David Soong, Kamis (15/3/2018), dalam acara “Gadget Story” yang diselenggarakan KompasTekno, di Lotte Avenue Kuningan, Jakarta.

Perbedaan kedua adalah fleksibilitas dalam mengirimkan emoji. Pada Animoji, pengguna hanya bisa mengirim dan menyimpan hasilnya ke sesama pengguna sistem operasi iOS.

Baca juga : Menjajal AR Emoji di Galaxy S9 yang Bisa Kloning Wajah Pengguna

Sementara itu, AR Emoji lebih terbuka. Pengguna bisa mengirimkannya ke semua layanan chatting populer lintas sistem operasi. Misalnya saja WhatsApp dan Facebook Messenger. AR Emoji juga bisa disimpan di perangkat apa saja, sebab perlakuannya seperti GIF pada umumnya.

Galaxy S9 dan S9 Plus mulai dijual di gerai-gerai resmi seantero Tanah Air pada hari ini, Jumat (16/3/2018). (Baca juga : Ini Harga Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus di Indonesia)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X