Menangkap Momen Pacu Jawi dengan “Mirrorless” Fujifilm X-H1

Kompas.com - 18/03/2018, 13:37 WIB
Seorang joki menggigit ekor sapi (jawi) ketika mengendalikannya saat mengikuti kegiatan olahraga tradisional Pacu Jawi di Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (17/3/2018). Pacu Jawi merupakan permainan olahraga tradisional yang diadakan usai panen padi dan telah menjadi atraksi wisata untuk menarik wisatawan asing dan wisatawan lokal. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSeorang joki menggigit ekor sapi (jawi) ketika mengendalikannya saat mengikuti kegiatan olahraga tradisional Pacu Jawi di Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (17/3/2018). Pacu Jawi merupakan permainan olahraga tradisional yang diadakan usai panen padi dan telah menjadi atraksi wisata untuk menarik wisatawan asing dan wisatawan lokal.

TANAH DATAR, KOMPAS.com - Sebanyak 25 orang fotografer berkesempatan menjajal performa kamera mirrorless Fujifilm X-H1, untuk memotret atraksi Pacu Jawi di Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (17/3/2018).

Kamera kelas profesional ini terbukti mampu menangkap momen-momen dalam atraksi unik yang identik dengan kecepatan tinggi tersebut.

Kompas.com ikut serta membidik gambar dengan X-H1 yang merupakan mirrorless teranyar Fujifilm untuk mencoba kebolehannya.

Baca juga: Kamera Mirrorless Fujifilm X-H1 Incar Videografer

Soal menjepret adegan yang berlangsung cepat, salah satu fitur unggulan di Fujifilm X-H1 adalah kemampuan menangkap gambar hingga 14 frame per detik.

Seorang joki berusaha mengendalikan sapi (Jawi) saat mengikuti kegiatan olahraga tradisional Pacu Jawi di Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (17/3/2018). Pacu Jawi merupakan permainan olahraga tradisional yang diadakan usai panen padi dan telah menjadi atraksi wisata untuk menarik wisatawan asing dan wisatawan lokal.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Seorang joki berusaha mengendalikan sapi (Jawi) saat mengikuti kegiatan olahraga tradisional Pacu Jawi di Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (17/3/2018). Pacu Jawi merupakan permainan olahraga tradisional yang diadakan usai panen padi dan telah menjadi atraksi wisata untuk menarik wisatawan asing dan wisatawan lokal.

Momen-momen yang berlangsung hanya sekelebat mata dalam atraksi Pacu Jawi pun ditangkap dengan baik oleh kamera ini.  Hal yang sama juga bisa berlaku di pemotretan adegan cepat lain, misalnya dalam event olahraga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Fujifilm X-H1 mempunyai sistem autofokus dengan 325 titik hybrid (169 titik phase detect) tertanam di sensor.

Jadi, pada saat menentukan titik fokus terhadap objek Pacu Jawi,kita dengan mudah dapat memilih titik fokus sehingga bisa menghasilkan gambar yang beragam dari berbagai sudut.

Satu fitur yang tak kalah penting adalah yaitu IBIS (In-Body Image Stabilization) yang terdapat di Fujifilm X-H1 berfungsi untuk meredam getaran saat pemotretan shutter speed rendah.

Fujifilm X-H1KOMPAS.com/Garry Lotulung Fujifilm X-H1

Stabilisasi gambar ini bisa diterapkan ketika  melakukan pemotretan dengan teknik panning. Saat kompas.com memakai shutter speed 1/30 dan bahkan sampai 1/10 terbukti foto yang dihasilkan tidak shake (goyang).

Hasil jepretan Fujifilm X-H1 selengkapnya dapat dilihat dalam rangkaian foto di tautan berikut.

Fujifilm X-H1 akan mulai dipasarkan secara eksklusif lewat pre-order di Blibli.com tanggal 24 dan 25 Maret 2018. Harganya Rp 28 juta untuk versi body-only dan Rp 32,5 juta untuk paket dengan battery grip VPB-XH1.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.