Rahasia di Balik Video "Super Slow Motion" Galaxy S9

Kompas.com - 03/04/2018, 17:09 WIB
Galaxy S9 (kiri) dan Galaxy S9+ memiliki perbedaan dari sisi ukuran layar, kamera, besar RAM dan memori.Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.com Galaxy S9 (kiri) dan Galaxy S9+ memiliki perbedaan dari sisi ukuran layar, kamera, besar RAM dan memori.

KOMPAS.com - Salah satu fitur unggulan dari duo smartpone flagship Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus dari Samsung adalah kemampuan merekam video super slow motion dengan frame rate 960 FPS.

Dengan kata lain, kedua ponsel tersebut mampu merekam 960 gambar (frame) per detik untuk kemudian diperlambat lewat playback 30 FPS.

Walhasil, video super slow motion terlihat 32x lebih pelan (960 dibagi dengan 30) dibanding kecepatan normal. Peristiwa yang normalnya hanya berlangsung dalam waktu 0,2 detik pun diperlambat menjadi enam detik sehingga tampil lebih dramatis.

Kemampuan tersebut tak datang begitu saja. Di baliknya, Samsung menerapkan teknologi sensor kamera khusus yang mampu menangani sejumlah besar data dari perekaman 960 frame per detik.

Samsung mengintegrasikan sirkuit readout berkecepatan tinggi dan DRAM di sensor kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus untuk mewujudkan kemampuan perekaman video super slow-motion.Samsung Samsung mengintegrasikan sirkuit readout berkecepatan tinggi dan DRAM di sensor kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus untuk mewujudkan kemampuan perekaman video super slow-motion.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Phone Arena, Selasa (3/4/2018), sensor kamera milik Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus ini terdiri dari tiga lapisan. Lapisan pertama memuat sensor gambar CMOS itu sendiri.

Lapisan kedua berisi sirkuit readout yang sanggup membaca data tangkapan sensor CMOS dengan kecepatan tinggi, lalu di lapisan ketiga ada chip memori DRAM yang berfungsi sebagai penampung data (buffer) video super slow motion.

Berkat chip DRAM terintegrasi ini, Samsung mengklaim sensor kamera Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus sanggup menampung data gambar empat kali lebih banyak dibandingkan smartphone sebelumnya.

Dua sensor kamera di balik lensa ganda Galaxy S9 Plus.Tech Insight Dua sensor kamera di balik lensa ganda Galaxy S9 Plus.
Tak hanya video super slow-motion, situs Tech Insight yang sempat membongkar modul kamera Galaxy S9 Plus menyebutkan bahwa buffer memori juga berfungsi menampung data untuk fungsi multi-frame noise reduction yang mengurangi tingkat noise saat pemotretan dalam kondisi kurang cahaya.

Modul kamera baru ini kemungkinan juga bakal diterapkan di Samsung Galaxy Note 9 yang kabarnya akan meluncur sekitar pertengahan 2018.

Baca juga : 4 Tips Bikin Video Slow Motion Epik dengan Ponsel


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X