Kompas.com - 11/04/2018, 20:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pencurian data 1 juta pengguna Facebook Indonesia oleh firma analis Cambridge Analytica (CA) menghebohkan masyarakat dan memunculkan pro kontra. Beberapa pihak mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas dengan memblokir Facebook.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam berbagai kesempatan mengatakan tak segan memblokir sang raksasa jejaring sosial. Hanya saja, semua harus sesuai prosedur agar langkahnya tak gegabah.

"Kalau ada indikasi bahwa Facebook di Indonesia digunakan untuk penghasutan, seperti yang terjadi di Myanmar, saya tidak punya keraguan untuk blokir," kata dia, Rabu (11/4/2018), di Gedung Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta.

Diketahui, Facebook telah mengakui pihaknya bertanggung jawab atas penyebaran informasi palsu sehingga terjadi saling hasut antar-kelompok di Myanmar. Ujung-ujungnya terjadi pembantaian terhadap kaum Rohingya.

Kembali soal pencurian data, Rudiantara menjelaskan dirinya masih menunggu seperti apa hasil audit Facebook. Jika sudah ada hasil, barulah pemerintah bisa menakar potensi permasalahan yang timbul dan mengambil tindakan lebih jauh.

Untuk saat ini, dalam Surat Peringatan Pertama dan Kedua yang diberikan Kominfo ke Facebook, pihaknya meminta agar layanan pihak ketiga yang berpotensi membahayakan harus dihentikan.

"Saat ini, kan, sudah SP II. Kita tunggulah, nanti setelah SP II bisa ditingkatkan menjadi pemutusan layanan sementara jika diperlukan," ujarnya.

Baca juga: Ini Surat Balasan Facebook Setelah Kena Peringatan Kedua dari Kominfo

Kominfo sudah dua kali mengajukan SP, pertama pada 5 April 2018, lalu kedua pada 10 April 2018. Isinya meminta penjelasan soal mekanisme pencurian data, meminta hasil audit, dan menagih jaminan perlindungan data pengguna Indonesia oleh Facebook.

Baca juga: Ini Ciri-ciri Akun Facebook yang Dicuri, 1 Juta Orang Indonesia Terdampak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengabadikan Keindahan Sudut Kota New York dengan Samsung Galaxy Z Flip 4

Mengabadikan Keindahan Sudut Kota New York dengan Samsung Galaxy Z Flip 4

Gadget
Kenapa Dashboard Prakerja Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Dashboard Prakerja Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

e-Business
Target Jadi Nomor 1 di Indonesia, Realme Kini Terlempar dari 5 Besar

Target Jadi Nomor 1 di Indonesia, Realme Kini Terlempar dari 5 Besar

e-Business
Tablet Realme Pad Mini Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,4 Juta

Tablet Realme Pad Mini Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,4 Juta

Gadget
Pengguna iPhone Siap-siap, Apple Segera Masukkan Iklan di 3 Layanan Ini

Pengguna iPhone Siap-siap, Apple Segera Masukkan Iklan di 3 Layanan Ini

e-Business
Cara Cek Lokasi Penukaran Uang Rupiah Baru 2022 via PINTAR BI

Cara Cek Lokasi Penukaran Uang Rupiah Baru 2022 via PINTAR BI

e-Business
Kesan Pertama Menjajal Samsung Galaxy Z Fold 4, Lebih Enteng, Mulus, dan Kokoh

Kesan Pertama Menjajal Samsung Galaxy Z Fold 4, Lebih Enteng, Mulus, dan Kokoh

Gadget
Samsung Ungkap Kecanggihan Teknologi 'Sleep Tracking' di Galaxy Watch 5 Series

Samsung Ungkap Kecanggihan Teknologi "Sleep Tracking" di Galaxy Watch 5 Series

Gadget
Link Penukaran Uang Rupiah Baru 2022 serta Syaratnya

Link Penukaran Uang Rupiah Baru 2022 serta Syaratnya

e-Business
Survei: Pengguna Android Tertarik Pindah ke iPhone Berkat iOS 16

Survei: Pengguna Android Tertarik Pindah ke iPhone Berkat iOS 16

Gadget
Ada GoFood, Bagaimana Nasib Tokopedia Nyam?

Ada GoFood, Bagaimana Nasib Tokopedia Nyam?

e-Business
Tokopedia Klaim Punya 10 Juta Penjual, Ini 5 Daerah dengan Peningkatan Tertinggi

Tokopedia Klaim Punya 10 Juta Penjual, Ini 5 Daerah dengan Peningkatan Tertinggi

e-Business
Microsoft Akui Penjualan Xbox One Jauh di Bawah PlayStation 4

Microsoft Akui Penjualan Xbox One Jauh di Bawah PlayStation 4

e-Business
Macam–macam Fitur Group Illustration di Microsoft Word 2010

Macam–macam Fitur Group Illustration di Microsoft Word 2010

Internet
Penyebab dan Cara Mengatasi Sertifikat Pelatihan Tidak Muncul di Dashboard Prakerja

Penyebab dan Cara Mengatasi Sertifikat Pelatihan Tidak Muncul di Dashboard Prakerja

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.