Deretan Pertanyaan Lucu untuk Zuckerberg saat "Pengadilan" Facebook

Kompas.com - 12/04/2018, 20:44 WIB
Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg (kanan) dijadwalkan memberi kesaksian di kongres Amerika Serikat terkait skandal kebocoran data pengguna Facebook, hari Rabu (11/4/2018). THE NEW YORK TIMES/ PETE MAROVICHPendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg (kanan) dijadwalkan memberi kesaksian di kongres Amerika Serikat terkait skandal kebocoran data pengguna Facebook, hari Rabu (11/4/2018).

KOMPAS.com - Bos Facebook, Mark Zuckerberg memberikan kesaksian pada "persidangan" atas skandal kebocoran data pengguna Facebook yang dilakukan oleh Cambridge Analytica.

Senat menyoroti bagaimana bisa Facebook amat rapuh dalam melindungi data penggunanya, dan meminta tanggung jawab Facebook. Di antara beberapa pertanyaan serius, terselip beberapa pertanyaan nyeleneh yang banyak diajukan oleh anggota senat senior.

Misalnya saja senator Brian Schatz (45), yang menanyakan apakah Facebook bisa mengetahui jika seseorang mengirim e-mail ke orang lain melalui WhatsApp.

Di mana sejauh ini, WhatsApp masih menjadi layanan pesan instan yang cukup mengirim pesan secara langsung, bukan mengirim e-mail. Zuckerberg pun menjawab dengan serius, jika WhatsApp telah terenkripsi dan tidak ada pihak lain termasuk Facebook yang bisa melihat isi percakapan.

Tak hanya itu, senator Schatz pun menanyakan kemungkinan apakah jika mengirim pesan ke seseorang tentang film Black Panther di WhatsApp, dia akan mendapat iklan terkait Black Panther juga di Facebook.

Senator lain, seperti Senator Orrin Hatch juga menanyakan bagaimana cara Facebook menjalankan model bisnisnya jika menawarkan akses secara gratis untuk penggunanya. Dengan ekspresi datar, Zuckerberg menjawab singkat.

"Senator, kami menjalankan iklan".

Pertanyaan itupun menimbulkan tawa kecil bagi Zuckerberg dan beberapa orang di belakang Zuckerberg.

Baca juga : Ditanya Siapa Pesaing Facebook, Zuckerberg Tak Bisa Jawab

Pertanyaan tersebut cukup menggelitik, sebab dalam agenda dengar pendapat tersebut lebih spesifik membahas tentang privasi media sosial dan penyalahgunaan data yang dilakukan Cambridge Analytica. Ihwal model bisnis, itu merupakan konsep dasar lainnya.

Pertanyaan konsultasi juga dilontarkan senator Bill Nelson. Ia menyontohkan bahwa suatu ketika ia dan temannya sedang membicarakan tentang coklat favorit, lalu tiba-tiba ia menerima iklan coklat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X