Malware Sandera File Korban, Syarat Pembebasan Main Game PUBG

Kompas.com - 15/04/2018, 08:17 WIB
Ilustrasi game PlayerUnknowns BattleGrounds. PUBG CorporationIlustrasi game PlayerUnknowns BattleGrounds.
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Ransomware adalah jenis program jahat yang mengunci file di komputer korban dengan enkripsi, kemudian meminta tebusan untuk dikirim ke si pembuat. Tebusan lazimnya berupa uang, tapi beda halnya dengan ransomware baru bernama "PUBG Ransomware" ini.

Sang program bakal mengenkripsi semua file dan folder di komputer desktop korban -termasuk seluruh subdirektori- dan menambahkan ekstensi .PUBG di akhiran tiap file. Lalu, sesuai namanya, si ransomware menampilkan pesan yang membuat dahi berkerut.

"File Anda telah dienkripsi oleh PUBG Ransomware! Tapi jangan khawatir! Tak sulit untuk membukanya," bunyi pesan tersebut. "Saya tak mau uang! Mainkan saja PUBG selama 1 jam!" lanjut tulisan dalam pesan.

Ransomware kemudian memonitor aktivitas komputer untuk melihat apakah korbannya benar-benar menjalankan aplikasi game dimaksud. Caranya adalah dengan memantau process bernama "TslGame" yang dijalankan oleh game dimaksud.

Layar yang ditampilkan PUBG Ransomware usai mengunci semua file dan folder di komputer korban.TechRadar Layar yang ditampilkan PUBG Ransomware usai mengunci semua file dan folder di komputer korban.

PlayerUnknown's BattleGrounds sendiri adalah game online PC bergaya "battle royale" di mana semua pemain saling bertempur dan menghabisi antara satu sama lain sehingga tersisa satu pemenang.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechRadar, Minggu (15/4/2018), korban PUBG Ransomware sebenarnya tak perlu menjalankan selama 1 jam untuk membuka file, tapi cukup 3 detik saja.

Sang ransomware bahkan bisa dikibuli dengan membuka Command Prompt Windows, mengetikkan, "TslGame.exe" (tanpa tanda kutip), dan menekan "enter".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena tidak berupaya memeras dengan meminta uang seperti ransomware lain, motivasi pembuat PUBG menjadi tidak jelas. Apakah dia ingin lebih banyak orang bermain PUBG, hanya bercanda, atau menjalankan taktik marketing?

Baca juga : Malware Ini Bisa Merusak Smartphone Android Secara Fisik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber TechRadar
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.