Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Cara Facebook Ambil Data Pengguna Meski Sudah "Log Out"

Kompas.com - 22/04/2018, 12:12 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi,
Oik Yusuf

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Saat bersaksi di depan wakil rakyat Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu, CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengamini bahwa Facebook mengambil data penggunanya, termasuk saat mereka sudah log out (keluar) dari akun Facebook.

Bahkan yang mengejutkan, perusahaan jejaring sosial itu turut memata-matai orang belum memiliki akun Facebook sekalpun.

"Ketika Anda mengunjungi situs web atau aplikasi yang menggunakan layanan kami, kami menerima informasi bahkan jika Anda tidak membuka Facebook atau tidak memiliki akun Facebook," jelas Product Management Director Facebook, David Baser, dalam sebuah posting.

"Hal ini karena aplikasi dan situs yang Anda buka tidak mengetahui (pengunjung) mana yang menggunakan Facebook", lanjut Baser. 

Baca juga : 1 Juta Akun Facebook di Indonesia Bocor, Ini Link untuk Mengeceknya

Situs web dan aplikasi bisa menggunakan sejumlah layanan Facebook untuk mengumpukan informasi tentang pengunjung, yang kemudian digunakan untuk membuat agar konten dan iklan yang ditayangkan di situs web serta aplikasi bisa lebih relevan.

Baser memaparkan jenis-jenis layanan Facebook yang digunakan untuk mengumpukan informasi pengguna meski sudah log out atau belum memiliki akun, berikut tipe informasi yang dikumpulkan. Selengkapnya ada di bawah, seperti dirangkum KompasTekno dari CNBC, Minggu (22/4/2018).

1. Melalui tombol "Social Plugins" dan Fitur "Log-In with Facebook"

Pertama adalah melalui layanan social plugins, seperti tombol "Like" dan "Share" di situs web lain di luar Facebook, seperti situs belanja atau situs berita.

Sementara fitur login with Facebook, adalah fitur yang biasa digunakan pengguna untuk masuk ke aplikasi atau layanan online menggunakan akun Facebook yang sudah ada, sehingga tak perlu membuat atau mendaftar akun baru.

Dalam hal ini, informasi yang dikumpulkan adalah IP address (alamat perangkat di internet), jenis browser (peramban) atau tipe sistem operasi, serta alamat situs web atau aplikasi untuk mengaktifkan fitur "like" dan "share".

Sederhananya, IP address akan mengizinkan Facebook mengirimkan tombol "Like" di peramban pengguna, dan membantu Facebook untuk menampilkannya di situs web atau aplikasi sesuai bahasa yang digunakan.

Lalu, cookies dan pendeteksi perangkat digunakan Facebook untuk menentukan apakah pengguna sedang log in, untuk mempermudah pengguna berbagi konten atau masuk ke aplikasi lain menggunakan akun Facebook.

Baca juga : Awas, Tombol Login with Facebook Jadi Pintu Kebocoran Data

2. Facebook Analytics

Layanan yang satu ini dipakai untuk memberikan informasi kepada sebuah situs web atau aplikasi tentang pola pemakaiannya oleh pengguna. Data alamat IP yang dikumpulkan bisa menunjukkan di negara mana saja sebuah web atau aplikasi digunakan.

Lalu, informasi browser dan sistem operasi memberikan data kepada para developer tentang platform apa saja yang dipakai pengguna untuk memasang dan memakai aplikasi mereka.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com