Ini Dia, Asisten Virtual Berbasis Suara Favorit Pengguna Kantoran

Kompas.com - 23/04/2018, 17:44 WIB
Cortana, tokoh game Halo MTV.comCortana, tokoh game Halo
|

KOMPAS.com - Asisten virtual berbasis suara milik Windows, Cortana kerap dianggap sebagai produk kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) yang gagal meraup pangsa pasar. Namun sebuah survei baru-baru ini berkata sebaliknya.

Lembaga survei Spiceworks baru-baru ini melakukan penelitian mengenai penggunaan asisten virtual di tempat kerja. Hasilnya, Cortana menduduki posisi pertama yang paling banyak digunakan dengan angka mencapai 49 persen.

Penelitian ini dilakukan pada lebih dari 500 perusahaan di kawasan Eropa dan Amerika Utara. Cortana menduduki peringkat pertama dengan angka yang hampir mencapai setengahnya, disusul oleh Siri dengan 47 persen dan Google Assistant sebanyak 23 persen.

Hasil ini, menurut para peneliti dipengaruhi juga oleh jumlah pengguna Windows 10 yang cukup besar di sana. Para perusahaan serta pebisnis lebih banyak memilih sistem operasi besutan Microsoft dan memang, Cortana pun telah terpasang secara default pada Windows 10.

Dari hasil survei yang dilakukan Spaceworks, Cortana jadi asisten virtual favorit para perusahaan dan pebisnis.Spaceworks Dari hasil survei yang dilakukan Spaceworks, Cortana jadi asisten virtual favorit para perusahaan dan pebisnis.

Lantas untuk apa asisten virtual ini digunakan?

Dalam survei yang dikutip KompasTekno dari PhoneArena, Senin (23/4/2018), seluruh asisten virtual ini baik Cortana, Siri maupun Google Assistant lebih banyak digunakan untuk proses pengetikan lewat suara.

Para pengguna memanfaatkan fungsi ini untuk efisiensi waktu serta produktivitas pekerjaan. Kemudian disusul oleh fungsi-fungsi manajemen ringan, seperti pemanfaatan kalendar, manajemen e-mail, hingga layanan pelanggan.

Para peneliti pun menemukan fakta bahwa para pegawai perusahaan ternyata cukup puas dengan kinerja Cortana. Bahkan dalam satu tahun ke depan diketahui perusahaan-perusahaan ini akan menambah jumlah perangkat dan akan lebih menoptimasi Cortana dalam penunjang pekerjaan. 

Dengan begitu jumlah penggunaan Cortana di perusahaan ini akan terus menanjak dan diperkirakan dapat mencapai peningkatan hingga 13 persen.

Angka tersebut berada di atas para pesaingnya. Sebut saja Siri yang diramalkan hanya akan meningkat sebesar lima persen dan Google Asisstant sebesar sembilan persen.

Microsoft sendiri meluncurkan asisten suara pintar Cortana pada April 2014 berbarengan dengan sistem operasi Windows Phone 8.1.

Beberapa bulan kemudian, Microsoft menambahkan Cortana dalam bilah pencarian Windows 10 ketika perusahaan memerkenalkan sistem operasi ini.

Karena proyek Windows Phone yang gagal dan terus kehilangan pangsa pasar ponsel cerdas, penggunaan Cortana pun tertinggal jauh di belakang Apple Siri dan asisten Google.

Namun jika melihat hasil survei ini ada baiknya kita kembali memperhitungkan Cortana dalam pangsa pasar asisten virtual berbasis suara.

Baca juga : Gombal Para Lelaki untuk Asisten Digital Perempuan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X