Hitung Ulang Terbaru, 328 Juta Kartu Prabayar Dinyatakan Berhasil Terdaftar

Kompas.com - 23/04/2018, 19:05 WIB
Ketua Umum ATSI, Merza Fachys memberikan update seputar registrasi kartu prabayar, Senin (23/4/2018), di Kantor ATSI, Kuningan, Jakarta. Fatimah Kartini/KOMPAS.comKetua Umum ATSI, Merza Fachys memberikan update seputar registrasi kartu prabayar, Senin (23/4/2018), di Kantor ATSI, Kuningan, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada akhir Maret 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan ada perbedaan data jumlah kartu SIM prabayar yang berhasil teregistrasi, antara operator seluler dan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal ini mencerminkan bahwa sistem registrasi kartu SIM prabayar belum sepenuhnya sempurna. Sejak saat itu, dilakukan rekonsiliasi berkala atas data registrasi kartu SIM prabayar yang tervalidasi.

Hingga kini sudah lima kali dilakukan rekonsiliasi, di mana jumlah terakhir kartu SIM prabayar yang telah terdaftar mencapai 328.332.548.

Di antaranya ada 163 jutaan nomor Telkomsel, 103 jutaan nomor Indosat Ooredoo, 47 jutaan nomor XL Axiata, 14 jutaan nomor Hutchison Tri, 8 jutaan nomor Smartfren, serta 15.000-an nomor STI.

“Kami klarifikasi, setelah dilakukan rekonsiliasi maka perbedaan yang terbesar itu karena adanya double hit,” kata Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys, Senin (23/4/2018), di Jakarta.

“Dari Dukcapil mencatat berapa banyak hit atas nomor tertentu. Dari operator mencatat dari sekian hit yang suksesnya berarti cuma satu, ya itu saja yang dihitung. Secara teknis, ini hal yang normal,” ia menambahkan.

Baca juga : 1 NIK Dipakai Daftar 2,2 Juta Nomor Prabayar, Ini Tindakan Kominfo

Adapun data 328 jutaan kartu SIM prabayar yang berhasil terdaftar itu hingga periode Selasa (17/4/2018) pekan lalu. Menurut Merza, data rekonsiliasi kelima akan dilaporkan Selasa (25/4/2018) besok.

“Nanti ada angka rekonsiliasi kelima besok, lalu yang keenam minggu depan. Hasil terakhir 30 April,” ia menuturkan.

Diketahui, periode registrasi kartu SIM prabayar dengan NIK dan KK dimulai pada 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Selanjutnya dilakukan pemblokiran bertahap bagi nomor-nomor yang belum register, hingga akhirnya pemblokiran total pada 1 Mei 2018.

Baca juga : 1 Mei Belum Registrasi Kartu SIM Prabayar, Blokir Total!



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X