Game "Dread Eye" Buatan Indonesia Sukses Tebar Horor di AS

Kompas.com - 25/04/2018, 09:32 WIB
Game Dread Eye besutan developer Indonesia, Digital Happiness berkesempatan membuka pameran di SXSW 2018 karena menjadi nominator di Gamer?s Voice Awards. Dharmo Soedirman/KOMPASGame Dread Eye besutan developer Indonesia, Digital Happiness berkesempatan membuka pameran di SXSW 2018 karena menjadi nominator di Gamer?s Voice Awards.

Selama dua hari pameran, puluhan pengunjung antre untuk mencoba VR Dread Eye.

“Full of surprises!” komentar Greg, salah seorang pengunjung yang sempat menjajal game ini.

“Saya terkaget-kaget dan efek VR begitu nyata, membuat makin mengerikan namun juga mengasyikkan,” lanjut dia.

Community Manager PT Digital Semantika Indonesia, Digital Happiness, Adi Dharma mengungkapkan Dread Eye merupakan game ketiga dari Digital Happiness.

Dalam game tersebut pemain akan menjadi seorang dukun yang akan melakukan ritual. Beberapa halaman ritual harus dilakukan para pemain. Tujuannya untuk memasuki gerbang dunia lain dan bertemu hantu-hantu lokal Indonesia.

Sebelumnya, selain Dread Out dan Dread Eye ini, Digital Happiness sudah pernah membuat game 3D gratis Hallway Raid untuk platform PC dan iOS.

Dengan menawarkan pengalaman bermain yang sebanding dengan game buatan luar negeri, Imron optimis game bikinannya bisa menuai sukses. Tim Digital Happiness yang berjumlah empat orang bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti artis pengisi suara dalam pembuatan game itu. (Dharmo Soedirman/KOMPAS)

Baca juga : Game Horor Bandung DreadOut Rilis Akhir Tahun

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X