Resmi, Gmail Hadir dengan Wajah Baru yang Lebih Berwarna

Kompas.com - 26/04/2018, 08:34 WIB
Aplikasi-aplikasi Google, termasuk Chrome, Gmail, Maps, Drive, dan YouTube. IstAplikasi-aplikasi Google, termasuk Chrome, Gmail, Maps, Drive, dan YouTube.

KOMPAS.com - Layanan e-mail milik Google, Gmail hadir dengan wajah baru yang lebih segar dan berwarna. Fitur-fitur anyar seperti “Snoozing”, “Nudging”, dan “Confidential Mode”, memperkaya fungsi layanan e-mail yang dipakai 1,4 miliar orang tersebut.

“Rancangan baru Gmail membuat pengguna lebih aman dan lebih produktif,” kata Lead Product Manager Gmail, Jacob Bank.

Dari segi visual, ada beberapa perubahan substansial yang kasat mata. Pertama, logo “Google” yang biasanya terpatri di sisi kiri atas layanan Gmail versi desktop, kini diganti dengan logo “Gmail” itu sendiri.

Di bawah logo tersebut, tulisan “Compose” tak lagi berada di dalam kotak merah yang kaku, melainkan oval putih yang terkesan muda. Ada ikon “+” warna-warni khas Google yang menarik perhatian.

Warna garis penunjuk yang tadinya abu-abu pun diubah menjadi merah, sehingga terkesan lebih ceria. Selain itu ada label warna-warni pada setiap e-mail untuk memudahkan pengidentifikasian.

Tampilan baru Gmail.Google Tampilan baru Gmail.

Desain baru ini membuat pengguna lebih sadar dengan lampiran dalam sebuah e-mail. Pasalnya, ikon format (JPG, Excel, dll) lampiran terpampang di depan, bahkan sebelum pengguna membuka e-mail tersebut.

Terakhir, perubahan visual yang paling mencuri perhatian adalah side panel di sisi kanan antarmuka layar yang mematrikan “Google Calendar”, “Google Keep”, dan “Google Tasks”, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (26/4/2018), dari Google Blog.

Tujuan aplikasi lain tersebut di dalam Gmail untuk mempermudah pengguna mengorganisasi rapat, merencanakan kegiatan harian, atau menyematkan catatan penting.

Mayoritas perubahan desain visual pada Gmail memang untuk versi desktop. Sementara itu, perubahan tampilan pada versi aplikasi mobile bisa dilihat dengan adanya fitur “high-priority notifications”.

Fitur tersebut menggunakan sistem berbasis kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) untuk menyeleksi e-mail mana yang sangat penting bagi pengguna dan mana yang bisa dibaca lain kali.

Bisa dibilang pembaruan kali ini adalah salah satu yang paling signifikan sejak Gmail pertama kali diluncurkan. Untuk sementara, baru sebagian kecil pengguna Gmail yang sudah bisa menjajalnya.

Belum jelas kapan pembaruan ini bisa dinikmati semua orang. Kita tunggu saja.

Baca juga : Gmail Resmi Dirombak, Ini Deretan Fitur Barunya



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X