Penjualan Global Minus, di Indonesia Acer Tumbuh 10 Persen

Kompas.com - 26/04/2018, 17:47 WIB
CEO Acer Indonesia, Herbert Ang. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comCEO Acer Indonesia, Herbert Ang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Laporan industri PC global untuk kuartal pertama (Q1) 2018 menunjukkan performa stagnan. Secara keseluruhan pertumbuhannya nol persen dari tahun ke tahun.

Acer yang menempati posisi keempat di ranah global bahkan mengalami penurunan penjualan 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kendati begitu, performa bisnis Acer di Indonesia ternyata berbanding terbalik.

“Kalau untuk Acer Indonesia, we are doing good. Dibandingkan tahun lalu ada pertumbuhan sekitar 10 persen,” kata CEO Acer Indonesia, Herbert Ang, Rabu (26/4/2018), di Jakarta.

Herbert tak menjabarkan secara detil berapa unit laptop Acer yang terjual di Indonesia selama tiga bulan awal 2018 lalu. Ia hanya menyebut Acer masih dominan di Tanah Air.

“Kami masuk tiga besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, laptop Acer paling laris di Indonesia berada di kisaran harga Rp 5 jutaan ke bawah. Meski demikian, perangkat premium Acer pun diklaim diminati segmen menengah ke atas.

“Dari segi kuantitas memang paling banyak di kisaran harga mainstream Rp 5 jutaan. Untuk yang mahal, kami punya laptop gaming yang harganya seperti mobil dan laku juga di sini,” ia menuturkan.

Kesadaran akan adanya pasar niche yang perlu digarap membuat Acer merilis tiga laptop limited edition bertemakan sekuel “Avenger: Infinity War”.

Ketiganya didesain sesuai tiga karakter utama film tersebut, yakni Captain America, Thanos, dan Iron Man. Kisaran harganya mulai Rp 12 juta hingga Rp 16,5 jutaan dan ditargetkan ludes terjual sepanjang Q2 2018.

Baca juga : Resmi, Trio Laptop Acer Avenger: Infinity War Tersedia di Indonesia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X