Kapan Pelanggan Tri Bisa Nikmati 4G Lebih Kencang?

Kompas.com - 27/04/2018, 09:46 WIB
Ilustrasi Internet istIlustrasi Internet
Penulis Oik Yusuf
|
JAKARTA, KOMPAS.com - Bersama dengan Indosat Ooredoo, operator seluler Hutchinson Tri mendapat tambahan lisensi spektrum 5 MHz di frekuensi 2,1 GHz, lewat lelang beberapa waktu lalu.
 
Tri menjanjikan tambahan spektrum itu bakal menghadirkan jaringan internet 4G LTE yang lebih kencang untuk pelanggan. Namun, Wakil Direktur Hutchinson Tri, M. Danny Buldansyah mengatakan implementasinya masih butuh waktu.
 
“Di daerah tertentu (peningkatan kecepatan 4G) bisa hadir lebih cepat. Tapi secara nasional kami perkirakan akan tercapai dalam waktu 3 hingga 6 bulan sejak tanggal 1 Mei 2018,” ujar Danny ketika berbincang dengan wartawan di kantor Hutchinson Tri di Jakarta, Kamis (26/4/2018).
 
Dengan tambahan untuk Tri dan Indosat, kini ada empat operator seluler yang sama-sama memiliki jatah spektrum yang imbang di frekuensi 2,1 GHz. 
 
Kondisi saat ini, Hutchinson Tri memilki blok 1, 2, 3 (15 MHz), Telkomsel blok 4, 5, 6 (15 MHz), XL Axiata blok 7, 8, 9 (15 MHz), dan Indosat Ooredoo blok 10, 11, 12 (15 MHz).

Baca juga: Cara Registrasi dan Daftar Ulang Kartu Prabayar Tri

 
Frekuensi 2,1 GHz merupakan teknologi netral, di mana pemanfaatannya fleksibel, bisa untuk 3G maupun 4G, dan diserahkan ke masing-masing operator pemilik lisensi spektrum. 
 
Selain di 2,1 GHz, Hutchinson Tri juga memiliki lisensi spektrum 10 MHz di Frekuensi 1,8 GHz. Kedua frekuensi dipaki untuk menggelar jaringan 3G dan 4G LTE.
 
Masih banyak pelanggan 3G
 
Kendati Tri memiliki tiga blok di frekuensi 2,1 GHz, Danny mengatakan hanya satu blok yang akan dialokasikan sebagai tambahan untuk jaringan 4G LTE Hutchinson Tri. 
 
Menurut Danny, ini karena Hutchison Tri masih memiliki banyak pelanggan 3G yang membutuhkan layanan jaringan seluler generasi ketiga itu.
 
“Satu (blok di frekuensi 2,1 GHz) dipakai untuk 4G. Sisanya dua untuk 3G karena pelanggan 3G kami masih 40 persen,” ungkap Danny. 
 
Dari 5.000 TB trafik data harian yang dicatat oleh Tri, sebanyak 60 persen disumbang oleh trafik jaringan 4G LTE. Sisanya berasal dari teknologi seluler yang lebih lawas. 
 
Dia menambahkan, dengan tambahan spektrum 5 MHz di frekuensi 2,1 GHz, kapasitas dan kecepatan jaringan 4G LTE Hutchinson Tri nantinya akan bisa meningkat hingga 50 persen. 
 
Saat ini Tri menyebutkan elah memiliki sekitar 40.000 Base Transceiver Station (BTS). Sebanyak 16.000 di antaranya merupakan BTS 4G LTE.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X