Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penjual CD "Restore" Windows Dihukum 15 Bulan Penjara

Kompas.com - 29/04/2018, 08:13 WIB
Penulis Oik Yusuf
|

KOMPAS.com - Pria bernama Eric Lundgren asal California dijatuhi hukuman penjara 15 bulan dan membayar denda 50.000 dollar AS (sekitar Rp 690 juta) setelah kalah banding di Pengadilan Federal AS. Lundgren diputus bersalah melanggar hak cipta Microsoft dengan nilai kerugian hingga 700.000 dollar AS (sekitar Rp 9,6 miliar).

Lundgren adalah sosok yang lumayan beken di Negeri Paman Sam. Dia dikenal sebagai inventor sekaligus wirausahawan yang bergerak di bidang daur ulang perangkat elektronik alias "e-waste". Klien-kliennya termasuk para pemain besar seperti IBM, Motorola, dan operator seluer Sprint.

Malang, Lundgren tersandung kasus hukum ketika dia mengimpor sebanyak 28.000 kopi disc "restore" Windows dari China ke AS, dengan niatan akan dijual seharga 25 sen per keping ke toko-toko rekondisi komputer.

Disc (CD/ DVD) restore Windows hasil kopian Lundgren sebenarnya sama saja dengan disc restore Windows yang diberikan secara cuma-cuma oleh Microsoft, untuk digunakan memperbaiki komputer berbasis Windows, apabila mengalami error dan hard disk mesti dihapus.

Baca juga: Pahlawan Virus WannaCry Bebas dari Penjara

Lundgren berniat memasarkan disc restore Windows ke usaha rekondisi komputer untuk diberikan ke konsumen, supaya para pembeli komputer bekas nantinya tidak perlu repot-repot membuat disc restore sendiri.

Dianggap melanggar

Berbeda dari Windows bajakan, disc restore Windows -baik dari Microsoft sendiri ataupun hasil kopian Lundgren- hanya bisa digunakan dengan komputer yang memang sudah memiliki lisensi Windows valid dan berlaku.

FIle instalasi yang biasa terdapat dalam disc restore Windows pun sebenarnya bisa diunduh secara gratis lewat situs Microsoft, untuk pengguna komputer yang sudah memiliki lisensi Windows tadi.

Lundgren berargumen bahwa disc restore Windows hasil kopiannya hampir tak bernilai sama sekali, karena toh tidak bisa digunakan untuk memasang Windows dari keadaan komputer benar-benar kosong, belum memiliki lisensi Windows.

Sayang, Microsoft tak sependapat. Menurut Microsoft, tiap keping disc restore Windows Lundgren bernilai setara 25 dollar AS. Angka itu adalah harga yang dikenakan ke pengusaha komputer rekondisi apabila membeli disc serupa dari Microsoft. Dari sinilah nilai kerugian 700.000 dollar AS itu berasal.

Baca juga: Microsoft Siapkan Windows 10 Lean

Microsoft turut mengemukakan arguman lain, yakni kemungkinan disc restore Windows hasil kopian Lundgren disusupi program berbahaya alias malware,

"Software tak resmi ini mengekspos pembeli PC rekondisi terhadap malware dan bentuk kejahatan siber lain, yang mengancam keamanan mereka, dan pada akhirnya berakibat buruk untuk pasaran elektronik daur ulang," sebut Microsoft dalam sebuah pernyataan yang dirangkum KompasTekno dari The Washington Post, Minggu (29/4/2018).

Lundgren menyatakan telah menerima hukumannya. "Yang saya tidak terima adalah apabila orang tak mengerti kenapa saya yang dipenjara. Semoga kisah saya bisa memberikan pencerahan tentang masalah e-waste di AS," ujar Lundgren.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Gadget
Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Internet
Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Software
iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

Software
Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Hardware
Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

e-Business
Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Software
Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Internet
Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Software
Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Internet
2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

Hardware
Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Hardware
Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Hardware
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.