Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Twitter Mengaku Pernah Jual Data ke Cambridge Analytica

Kompas.com - 30/04/2018, 16:20 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tak kurang dari 87 juta data pengguna Facebook disalahgunakan oleh firma analisis data Cambridge Analytica. Tapi nyatanya, Facebook bukan satu-satunya jejaring sosial yang berhubungan dengan Cambridge Analytica.

Platform mikroblog Twitter baru-baru ini mengaku jika pernah menjual akses data publik ke Global Science Research (GSR) yang dikepalai Aleksandr Kogan.

Untuk diketahui, Kogan adalah orang di balik layar yang membuat kuis #thisisyourdigitallife, yang kemudian memanen data pengguna Facebook secara diam-diam.

Baca juga: Profesor Biang Keladi Skandal Facebook Angkat Bicara

Menurut Twitter, GSR sempat diberikan keleluasaan untuk mengakses data publik Twitter dalam skala besar pada tahun 2015, hanya dalam satu hari. Informasi yang diakses meliputi postingan-postingan selama beberapa bulan.

"Tahun 2015, GSR pernah satu kali mengakses API tweet (kicauan) publik secara acak (yang dikicaukan) selama lima bulan, dari Desember 2014 hingga April 2015", aku Twitter.

Setelah dilakukan evaluasi, Twitter mengklaim tak menemukan adanya data privasi pengguna yang diam-diam diakses GSR, seperti halnya yang dilakukan ke Facebook. GSR disebut membayar Twitter untuk bisa mengakses data publik itu, meskipun tak dijelaskan lebih detail untuk apa data yang diambil GSR.

Dilansir KompasTekno dari Bloomberg, Senin (30/4/2018), Twitter mengklaim telah menghapus Cambridge Analytica beserta iklan yang berafiliasi dengan firma tersebut. Twitter memang memberikan akses ke data publik bagi para beberapa perusahaan, pengembang dan pengguna melalui API Twitter, atau software yang meminta sekaligus mengirim informasi.

Baca juga: Setelah Facebook, Giliran Google dan Twitter Dipanggil DPR AS

Platform mikroblog tersebut menjual data publik ke organisasi, yang biasa digunakan untuk menganalisis agenda, sentimen umum atau layanan pelanggan. Perusahaan tersebut memperoleh data akses yang luas, termasuk postingan 30 hari terakhir bahkan postingan sejak tahun 2006.

Untuk mengakses data tersebut, Twitter meminta pihak yang ingin mendapatkan akses data, agar menjelaskan bagaimana rencana mereka untuk menggunakan data tersebut.

Sekilas, penjualan data akses publik ke Cambridge Analytica ini bukan merupakan masalah privasi yang besar, seperti yang terjadi di Facebook.

Sebab, kicauan dan profil di Twitter tak terlalu memampangkan privasi penggunanya, kecuali apa yang ia tulis untuk publik dan informasi publik seperti lokasi yang dibagikan, biografi singkat atau foto profil.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mojang Gelar Diskon 'Minecraft' Besar-Besaran, Versi Mobile Dijual Rp 19.000

Mojang Gelar Diskon "Minecraft" Besar-Besaran, Versi Mobile Dijual Rp 19.000

Game
Daftar 53 HP dan Tablet Samsung Galaxy yang Bakal Kebagian Android 15

Daftar 53 HP dan Tablet Samsung Galaxy yang Bakal Kebagian Android 15

Software
HP Hapus Lini Laptop Spectre, Pavilion, dan Envy

HP Hapus Lini Laptop Spectre, Pavilion, dan Envy

Hardware
Cara Pakai Remote di HP Xiaomi untuk TV dan AC

Cara Pakai Remote di HP Xiaomi untuk TV dan AC

Gadget
Lenovo Rilis 2 Laptop 'Copilot Plus PC' di Indonesia, Seri Yoga dan ThinkPad

Lenovo Rilis 2 Laptop "Copilot Plus PC" di Indonesia, Seri Yoga dan ThinkPad

Gadget
Menjajal Infinix GT 20 Pro, HP Gaming Rp 4 Jutaan dengan Lampu RGB

Menjajal Infinix GT 20 Pro, HP Gaming Rp 4 Jutaan dengan Lampu RGB

Gadget
Ramai soal iPhone Terdaftar di Kemendikbud, Begini Penjelasannya

Ramai soal iPhone Terdaftar di Kemendikbud, Begini Penjelasannya

Gadget
Samsung Galaxy S24 Ultra Bikin Nonton Konser NCT Dream dari Tribune Jauh Serasa di VIP

Samsung Galaxy S24 Ultra Bikin Nonton Konser NCT Dream dari Tribune Jauh Serasa di VIP

Gadget
'PUBG Mobile' PMSL SEA Summer 2024 Pekan Ketiga Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal dan Tim yang Main

"PUBG Mobile" PMSL SEA Summer 2024 Pekan Ketiga Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal dan Tim yang Main

Game
Oppo A60: Spesifikasi dan Harga di Indonesia

Oppo A60: Spesifikasi dan Harga di Indonesia

Gadget
Besok “Long Weekend”, Ini 5 Cara agar WhatsApp Terlihat Offline biar Tak Terganggu

Besok “Long Weekend”, Ini 5 Cara agar WhatsApp Terlihat Offline biar Tak Terganggu

e-Business
OpenAI Dituding Jiplak Suara Aktris Scarlett Johansson untuk GPT-4o

OpenAI Dituding Jiplak Suara Aktris Scarlett Johansson untuk GPT-4o

Internet
Turbulensi Singapore Airlines: Terpental ke Atas lalu Terbanting ke Bawah

Turbulensi Singapore Airlines: Terpental ke Atas lalu Terbanting ke Bawah

Hardware
Laptop Gaming Infinix GTBook Dipastikan Segera Masuk Indonesia

Laptop Gaming Infinix GTBook Dipastikan Segera Masuk Indonesia

e-Business
Fitur Baru WhatsApp Status, Ada Font dan Warna Baru Mirip Instagram Stories

Fitur Baru WhatsApp Status, Ada Font dan Warna Baru Mirip Instagram Stories

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com