ATSI Pastikan Nomor Prabayar yang Lewat Tenggat Registrasi Tidak Hangus

Kompas.com - 30/04/2018, 18:55 WIB
Seorang pelanggan Telkomsel sedang melakukan registrasi kartu prabayar Telkomsel. Tenggat waktu registrasi kartu prabayar paling lambat pada 28 Februari 2018. TelkomselSeorang pelanggan Telkomsel sedang melakukan registrasi kartu prabayar Telkomsel. Tenggat waktu registrasi kartu prabayar paling lambat pada 28 Februari 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menegaskan bahwa meski nomor SIM prabayar melewati tenggat registrasi, tetap masih bisa melakukan pendaftaran ulang, hanya melalui gerai resmi.

hal ini kontradiktif dengan apa yang disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Sebelumnya, Rudiantara mengatakan bahwa nomor yang tidak diregistrasi ulang sampai Senin (30/4/2018) tengah malam nanti akan hangus dan tak bisa digunakan lagi.

Baca juga: Nomor Prabayar yang Tidak Registrasi Hari Ini Dipastikan Hangus, Bukan Cuma Diblokir

Dengan dikeluarkannya pernyataan resmi oleh ATSI, maka nomor yang telah melewati tenggat akhir masa registrasi yakni pukul 23.59 tengah malam ini (30/4/2018) tidak akan hangus, seperti yang dikatakan Menkominfo. Nomor tersebut hanya diblokir dan tak bisa menggunakan layanan seluler seperti telepon, SMS, dan data.

"Bisa registrasi tapi harus langsung ke operator, tidak bisa lewat SMS," ungkap Ketua Umum ATSI, Merza Fachys di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (30/4/2018) petang.

Ia menambahkan bahwa nomor tersebut akan benar-benar hangus jika masa aktifnya telah habis dan tidak melakukan registrasi. Kemudian menurutnya, jalur registrasi melalui SMS ke nomor 4444 pun tak bisa lagi digunakan jika telah melewati tenggat akhir registrasi.

"Yang jalur mandiri sudah ditutup. Harus ke gerai. Sampai masa aktifnya habis termasuk masa tenggang dan suspend. Kalau sudah lewat (masa aktif), ya sudah (tidak bisa dipakai lagi)," tambahnya.

Lima poin kesepakatan

Pernyataan ini dipertegas dengan ditandatanganinya surat pengumuman oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan ATSI. Dalam pengumuman tersebut tertuang lima poin kesepahaman.

Surat edaran dari BRTI dan ATSI soal batas akhir registrasi ulang prabayar.Istimewa Surat edaran dari BRTI dan ATSI soal batas akhir registrasi ulang prabayar.
Pada poin pertama disepakati bahwa batas akhir pendaftaran ulang pelanggan nomor prabayar seluler adalah hari ini.

Pada poin kedua tercantum bahwa nomor yang melewati tenggat registrasi akan dikenakan pemblokiran layanan secara total namun tidak tercantum kalimat di-nonaktifkan atau hangus. Hanya saja nomor tidak akan bisa melakukan registrasi secara mandiri.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X