200 Juta Pengguna Facebook "Jomblo", Zuckerberg Ingin Carikan Jodoh

Kompas.com - 02/05/2018, 09:09 WIB
Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017). Paul Marotta / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017).

KOMPAS.com - Di tengah skandal pencurian data pribadi, Facebook malah mengumumkan inisiasi baru untuk membuat pengguna lebih intim dengan layanannya. Jejaring sosial bernuansa biru itu hendak merilis fitur pencariaon jodoh semacam Tinder, namun lebih serius.

Hal ini disampaikan CEO Facebook, Mark Zuckerberg dalam konferensi tahunan para pengembang “F8”, Selasa (1/5/2018) di San Jose, AS. Ia mengungkapkan, hampir 200 juta pengguna Facebook saat ini teridentifikasi tak memiliki pasangan alias "jomblo".

“Jadi, jelas ada hal yang harus dilakukan,” kata Mark Zuckerberg.

Ia sadar bahwa pengguna belum sepenuhnya percaya pada Facebook, menyusul isu privasi belakangan ini. Kendati demikian, ia meyakinkan bahwa fitur mencari jodoh nantinya akan dirancang sangat aman.

“Keamanan dan privasi akan dipikirkan secara matang sejak awal,” ia mengumbar janji.

Fitur cari jodoh ini akan memiliki halaman sendiri, tetapi masih di dalam aplikasi Facebook. Anda harus membuat profil baru yang khusus untuk fitur kencan, jika ingin memanfaatkannya.

Baca juga: Facebook Diblokir atau Tidak di Indonesia Tergantung Inggris

Setelah membuat profil, Anda bisa menelusuri grup (Group) dan acara (Event) yang tersedia di fitur kencan. Group dan Event itu mulanya dalam keadaan terkunci dan bisa dibuka satu per satu sesuai ketertarikan.

Setelah membuka suatu Group atau Event, pengguna bisa melihat profil orang-orang yang tergabung di dalamnya, pun sebaliknya. Mereka lantas bisa memulai percakapan dari kesamaan hobi dan ketertarikan.

Perlu dicatat, fitur kencan ini hendak mempertemukan pengguna dengan orang-orang di luar lingkaran pertemanan. Pengguna tak bisa melihat profil kencan orang-orang yang sudah menjadi teman di Facebook, pun sebaliknya.

“Fitur kencan hanya akan menyarankan pengguna yang bukan teman Anda, tetapi cocok dengan preferensi Anda,” kata perwakilan Facebook, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (2/5/2018), dari Gizmodo.

Mark Zuckerberg berharap fitur kencan Facebook tak sekadar menjadi wadah untuk hubungan main-main atau istilahnya “hookup”, layaknya Tinder. Ia ingin fitur tersebut membantu pengguna membangun hubungan jangka panjang.

Belum diumbar tanggal peluncuran untuk fitur kencan Facebook. Mark Zuckerberg hanya memberi ancang-ancang sekitar akhir tahun ini. Kita tunggu saja.



Sumber Gizmodo

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X