WhatsApp "Video Call" Bakal Tampung Lebih dari 2 Orang

Kompas.com - 02/05/2018, 09:56 WIB
Group Video Calling di WhatsApp.DigitalTrends Group Video Calling di WhatsApp.

KOMPAS.com - Fitur “Group Video Calling” bakal hadir di layanan pesan singkat WhatsApp. Begitu yang diumbar CEO Facebook, Mark Zuckerberg, di sela-sela acara kumpul developer tahunan “F8”, Selasa (1/5/2018) kemarin, di San Jose, Amerika Serikat.

Sesuai namanya, Group Video Calling memungkinkan pengguna melakukan percakapan tatap muka (face-to-face) via WhatsApp dengan melibatkan lebih dari dua orang.

Sebelumnya, fitur video calling yang tersedia di WhatsApp sifatnya interpersonal, atau hanya dua arah. Dengan adanya Group Video Calling, WhatsApp mampu menyatukan setidaknya empat orang (atau lebih) yang terpisah jarak, untuk saling bertatap wajah dan mengobrol.

Mark Zuckerberg berharap fitur Group Video Calling bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para pengguna. Pasalnya, fitur Video Calling yang saat ini cuma bisa berdua saja diklaim sudah sangat populer.

Baca juga: Instagram Umumkan Fitur Video Call

Pengguna WhatsApp diklaim telah menghabiskan 2 miliar menit untuk memanfaatkan fitur Video Calling. Jika fungsinya ditambah untuk panggilan grup, semestinya waktu yang dihabiskan pengguna bisa lebih banyak.

“Group Video Calling akan jadi cara baru untuk orang-orang terkoneksi secara privat dengan teman-teman dekat, grup, dan bisnis,” ia menuturkan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (2/5/2018), dari DigitalTrends.

Group Video Calling ini sejatinya bukanlah ide orisinil WhatsApp. Fitur ini sudah lumayan familiar di layanan lainnya, misalnya Skype dan Line.

Selain Group Video Calling, Mark Zuckerberg juga mengatakan WhatsApp bakal mendukung fitur “Sticker” dalam beberapa bulan mendatang. Kita tunggu saja kapan fitur-fitur ini benar-benar bisa dinikmati khalayak luas.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X