Xiaomi Resmi Ajukan IPO Terbesar di Dunia Semenjak 2014

Kompas.com - 04/05/2018, 07:19 WIB
Seorang pramuniaga Mi Home, toko aksesoris dan experience center Xiaomi di Beijing, sedang melayani konsumen. Reska K. Nistanto/KOMPAS.comSeorang pramuniaga Mi Home, toko aksesoris dan experience center Xiaomi di Beijing, sedang melayani konsumen.

KOMPAS.com - Vendor samrtphone China, Xiaomi resmi mengajukan permintaan penawaran umum saham perdana (initial public offering/ IPO) di Hong Kong. Debut Xiaomi di bursa saham diperkirakan akan menjadi yang terbesar sejak 2014.

Pada 2014, Alibaba Group mencatatkan diri sebagai perusahaan teknologi asal China dengan IPO terbesar di dunia, di bursa saham New York. Pada tahun tersebut, Alibaba Group mencatatkan angka valuasi tertinggi 25 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.182 triliun).

Dilansir KompasTekno dari Bloomberg, Jumat (4/5/2018), belum disebutkan pasti berapa dana yang diincar Xiaomi.

Namun sumber dalam menyebut, Xiaomi menargetkan setidaknya 10 miliar dollar AS (sekitar Rp 140 triliun) dalam penjualan saham perdananya di Hong Kong, untuk mencapai valuasi 100 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.400 triliun).

Baca juga: Xiaomi Bakal Percepat IPO, Incar Dana Rp 1.300 Triliun

Xiaomi menjadi perusahaan besar pertama yang melantai di bursa publik di Hong Kong, semenjak ada perubahan aturan yang mengizinkan pengajuan kelas saham berbeda.

Menurut firma riset IDC, Xiaomi menjadi merek smartphone terbesar keempat di dunia, dengan pengapalan global sebesar 87 persen year-on-year dalam kuartal awal.

Terhitung dari Januari hingga Maret 2018, Xiaomi mengapalkan 28 juta perangkat, naik dari periode yang sama tahun lalu dengan pengapalan 14,8 juta unit.

Lonjakan pengapalan tersebut diperkirakan berasal dari ekspansinya ke India. Ketika industri smartphone China lesu, Xiaomi bahkan masih bisa hampir menggandakan pangsa pasarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X