Apple Investasi Rp 615 Miliar Bangun 3 Sekolah Pemrograman di Indonesia

Kompas.com - 07/05/2018, 15:16 WIB
Salah satu ruang belajar di Apple Developer Academy IndonesiaKOMPAS.com/Yoga H. Widiartanto Salah satu ruang belajar di Apple Developer Academy Indonesia

TANGERANG, KOMPAS.com - Apple berjanji akan membangun tiga Developer Academy di Indonesia dengan total nilai investasi sebesar 44 juta dollar AS, atau sekitar Rp 615 miliar.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini satu Apple Developer Academy telah resmi beroperasi di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang. Rencananya akan ada dua kampus lagi di lokasi lain.

"Nilainya 44 juta dollar AS (sekitar Rp 615 miliar). Mereka janjinya akan bangun tiga (Apple Developer Academy), dua di Pulau Jawa dan satu di Luar Jawa," ujarnya saat ditemui saat meninjau sekolah pemrograman iOS tersebut di Green Office Park 9, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Senin (7/5/2018).

Menurut Airlangga, Apple Developer Academy ini merupakan cara perusahaan untuk memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), sebagai syarat untuk bisa menjual produk-produknya di Tanah Air.

Baca juga: Apple Resmikan Sekolah Pemrograman iOS Gratis di Tangerang

Selain itu, pemerintah juga berharap sekolah pemrograman iOS tersebut bakal membantu menghasilkan developer aplikasi handal. Apalagi kebutuhan develoepr juga meningkat seiring dengan revolusi industri 4.0.

"Bagi kita, tentu lulusan ini akan jadi software developer yang bisa bikin program solusi di dalam ekosistem aplikasi Apple," ujarnya.

Pemerintah menarget, satu Apple Developer Academy bisa melahirkan 200 orang ahli pemrograman iOS tiap tahun. Saat seluruh sekolah sudah beroperasi, total ada 600 orang ahli pemrograman yang lahir setiap tahun.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara yang turut hadir meninjau Apple Developer Academy pertama, mengatakan bahwa para siswa dan siswi di sekolah pemrograman iOS itu akan dibimbing oleh berbagai mentor handal. Beberapa di antaranya didatangkan oleh Apple dari Brasil, Italia, dan Cupertino.

"Pemerintah sangat serius dalam mengembangkan ekonomi digital, dan salah satu isu adalah telenta. Selama ini soal talenta dunia selalu berasal dari 3B, yaitu Bay Area (Cupertino), Beijing (China), dan Bangalore (India). Semoga B berikutnya dari Bumi Serpong Damai," pungkasnya.

Saat ini, Apple Developer Academy di BSD baru memiliki 75 orang siswa yang merupakan hasil kolaborasi dengan Binus University. Rencananya sekolah tersebut akan menambah siswa dengan membuka pendaftaran untuk umum.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X