Aturan Baru BI, Saldo Uang Elektronik Bisa Sampai Rp 2 Juta

Kompas.com - 08/05/2018, 18:08 WIB
Tampilan baru aplikasi perusahaan ride-sharing Go-Jek. Reza Wahyudi/KOMPAS.comTampilan baru aplikasi perusahaan ride-sharing Go-Jek.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan aturan baru terkait e-money atau uang elektronik. Aturan baru itu kini menaikkan batas maksimal pengisian saldo dari Rp 1 juta menjadi Rp 2 juta untuk kartu yang registered atau terdaftar menggunakan data dan identitas pengguna.

Perubahan tersebut dicantumkan dalam Peraturan BI Nomor 20/6/PBI/2018 tentang Uang Elektronik yang diumumkan Jumat (4/5/2018) lalu.

"(Isi saldo Rp 2 juta) sekarang sudah bisa diterapkan. Ini batasnya untuk (uang elektronik) yang unregistered saja," terang Kepala Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia Onny Widjanarko, saat dihubungi KompasTekno melalui pesan singkat, Selasa (8/5/2018).

Dia menambahkan, perubahan batas maksimal saldo e-money itu dilakukan karena melihat adanya kebutuhan di masyarakat.

Salah satunya untuk para pengemudi yang melintas di tol antar-provinsi, agar mereka tidak repot bolak-balik mengisi ulang saldo.

Sementara itu BI tidak mengubah batas maksimal e-money bagi pengguna terdaftar yang sudah menyetor data dan kartu identitas. Batas saldo maksimal untuk uang elektronik jenis ini adalah Rp 10 juta.

Sedangkan terkait keamanan, menurut Onny, sudah dipastikan baik dari sisi penerbit kartu atau pun secara sistem. Namun tentu pemilik e-money juga mesti hati-hati menyimpan kartu yang un-registered karena sistemnya seperti uang kertas atau logam.

"Kalau hilang, ya sudah hilang. Keamanan di sistem kita pastikan, tapi nasabah juga mesti aware," imbuhnya.

Untuk diketahui, uang elektronik yang beredar di masyarakat saat ini terdiri dari berbagai jenis.

Beberapa di antaranya adalah yang diterbitkan oleh perbankan, seperti kartu Flazz dari BCA, kartu Indomaret Card, E-Toll dan E-Cash dari Bank Mandiri, serta Brizzi dari BRI.

Selain itu ada juga yang diterbitkan oleh operator seluler, seperti T-Cash dari Telkomsel, perusahaan ridesharing Go-Jek, yaitu Go-Pay.

Tak ketinggalan situs e-commerce, seperti Tokopedia memiliki layanan uang elektronik sendiri, yaitu Tokocash dan Bukalapak dengan Bukadompet-nya.

Baca juga : Warung di Kebon Sirih Jakarta Kini Terima Pembayaran Pakai Go-Pay

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X