Kompas.com - 09/05/2018, 10:09 WIB

KOMPAS.com - Apple secara tidak langsung mengakui bahwa iPhone X, tepatnya fitur Face ID di dalamnya, memiliki sebuah cacat yang cukup serius. Selain itu ada juga informasi misterius yang muncul di sela kecacatan tersebut.

Pengakuan Apple terindikasi dari memo kebijakan servis dan penggantian perangkat yang diedarkan ke berbagai pusat servis resmi perusahaan.

Di dalamnya disebutkan bahwa pusat servis resmi harus memperbaiki iPhone X yang dikeluhkan bermasalah atau memberi ganti perangkat baru jika masalah itu tidak bisa diperbaiki.

"Untuk memberikan pengalaman terbaik pada pelanggan, jika seorang pelanggan melaporkan adanya masalah pada Face ID, maka Anda diperbolehkan menyelesaikannya dengan perbaikan pada kamera belakang," demikian cuplikan memo tersebut, sebagaimana bocoran yang dilansir KompasTekno melalui MacRumors, Rabu (9/5/2018).

"Jalankan AST 2 pada perangkat pengguna untuk mengecek kamera tersebut. Jika diagnosis menemukan adanya masalah, lalukan perbaikan untuk mengetahui apakah bisa dipulihkan. Jika tidak berhasil maka gantilah seluruh unit tersebut," imbuhnya.

Namun ada hal yang misterius, bahkan cenderung aneh pada memo perintah perbaikan itu. Di dalamnya diinstruksikan bahwa perbaikan Face ID mesti dilakukan dengan mengecek kamera belakang iPhone X.

Padahal fitur Face ID sebenarnya berfungsi memindai wajah pemilik iPhone X memakai teknologi TrueDepth di kamera depan.

Apple sendiri tidak berkomentar mengenai kaitan Face ID dengan kamera belakang, juga tidak mengumumkan program servis resmi pada pemilik iPhone X. Sementara itu memo perbaikan tersebut merupakan perintah internal yang bocor ke publik.

Sebelumnya, pasca perilisan iPhone X ada cukup banyak keluhan mengenai teknologi Face ID di dalamnya. Beberapa di antaranya mengeluh karena kunci berdasarkan wajah itu bisa dibuka oleh orang lain. Ada yang dibuka oleh anaknya, saudaranya, atau dibuka oleh orang yang menggunakan topeng.

Baca juga : Apple Jelaskan Cara Kerja Face ID iPhone X

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber MacRumors


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.