Kompas.com - 09/05/2018, 18:52 WIB

Antara lain, kata Joy, Perseroan bisa memiliki database pelanggan yang lebih rapi. Selain itu, industri juga mampu menghemat belanja kartu SIM prabayar, karena tak ada lagi kebiasaan “sekali pakai langsung buang”.

Baca juga: Registrasi Kartu SIM Bisa Putus Kebiasaan Beli dan Buang

“Sekarang ada penurunan karena masih shock. Nanti di kuartal kedua semestinya kalau dari revenue nggak akan turun. Kami akan pikirkan strateginya seperti apa supaya naik lagi,” ia menuturkan.

Joy sesumbar nantinya bakal lebih mendorong penjualan voucher untuk top-up pulsa dan aktivasi paket telekomunikasi. Dengan begitu, meski basis pelanggannya tumbuh tipis, tetapi pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) bisa meningkat.

Pada kuartal I-2018, ARPU Indosat Ooredoo tercatat Rp 12.400. Pendapatan data terus bertumbuh signifikan dari tahun ke tahun, sehingga ke depan Indosat Ooredoo bakal lebih banyak berinvestasi untuk peningkatan performa jaringan internet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.