Kabel Optik Palapa Ring Timur Mulai Digelar - Kompas.com

Kabel Optik Palapa Ring Timur Mulai Digelar

Kompas.com - 12/05/2018, 08:33 WIB
Kapal Nostag 10 yang digunakan untuk meletakkan kabel serat optik di laut dangkal Teluk Bintuni, Jumat (11/5/2018).
KOMPAS.com/ YOGA HASTYADI WIDIARTANTO Kapal Nostag 10 yang digunakan untuk meletakkan kabel serat optik di laut dangkal Teluk Bintuni, Jumat (11/5/2018).

TELUK BINTUNI, KOMPAS.com - Pelaksana proyek Palapa Ring Timur, PT Palapa Timur Telematika (PTT), resmi memulai penggelaran kabel serat optik bawah laut yang bakal dipakai sebagai tulang punggung akses internet dan telekomunikasi di kawasan Indonesia Timur.

Kabel laut yang sudah mulai digelar adalah segmen perdana sepanjang sekitar 109 kilometer dari Bintuni menuju Tangguh, Papua Barat. Pengerjaannya diperkirakan berlangsung selama 25 hari.

Kabel laut tersebut dipasang menggunakan kapal Nostag 10 yang memang khusus untuk laut dangkal. Setelah selesai hingga Tangguh, maka penggelaran kabel akan dilanjutkan ke Teminambuan, Sorong Selatan, Timika, Agats, hingga Kepi, sehingga total kabel yang digelar mencapai 743,9 km.

“Kalau ditotal penggelaran kabel di wilayah laut jaraknya mencapai sekitar 4.500 kilometer, kita lakukan penggelaran hari ini perdananya,” jelas GM Project Implementation PTT, Benyamin Sembiring saat ditemui di Teluk Bintuni, Jumat (11/5/2018).

"Total ada tiga kapal yang akan dipakai untuk penggelaran kabel laut, kalau Nostag 10 untuk laut dangkat. Nanti beda lagi untuk laut dalam," imbuhnya.

Adapun untuk laut dalam rencananya akan memakai kapal Pacific Guardian dan kapal Teliri. Pacific Guardian akan mengerjakan tiga segmen, yaitu, pertama di Waingapu - Sabu - Baa - Kupang; kedua di Alor - Wetar - Tiakur; ketiga di Saumlaki - Tual - Dobo. Total kabel yang digelar mencapai 1620,4 km

GM Project Implementation PTT, Benyamin Sembiring saat membuka penggelaran kabel laut perdana Palapa Ring Timur, Jumat (11/5/2018)KOMPAS.com/ YOGA HASTYADI WIDIARTANTO GM Project Implementation PTT, Benyamin Sembiring saat membuka penggelaran kabel laut perdana Palapa Ring Timur, Jumat (11/5/2018)

Sedangkan Kapal Teliri akan mengerjakan dua segmen, yaitu, pertama di Manokwari - Numfor - Sorendiweri - Biak - Seruwi - Botawa - Nabire - Raisiei - Ransiki; kedua di Tiakur - Saumlaki - Dobo - Timika. Total kabel yang digelar mencapai 1950,2 km.

Ben, sapaan akrabnya, menyebutkan penggelaran kabel laut baru dimulai, karena sebelumnya PTT mengerjakan penggelaran kabel optik di jalur darat. Penggelaran di jalur darat sudah selesai, sehingga tinggal wilayah laut saja yang tersisa.

Proyek Palapa Ring merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksana Proyek Strategis Nasional.

Harapannya Palapa Ring bakal mewujudkan tulang punggung telekomunikasi berbasis serat optik di berbagai daerah terpencil dan terluar di Indonesia. Proyek ini dibagi menjadi tiga paket pengerjaan, yakni Palapa Ring Barat, Tengah dan Timur.



Close Ads X