Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perjuangan Menggelar Kabel Proyek Palapa Ring Timur di Papua

Kompas.com - 14/05/2018, 20:10 WIB
Yoga Hastyadi Widiartanto,
Reza Wahyudi

Tim Redaksi

TELUK BINTUNI, KOMPAS.com - Dari keseluruhan proyek Palapa Ring, bagian paling berat adalah penggelaran kabel serat optik Palapa Ring Timur. Selain harus melewati laut dalam, kabel tersebut juga mesti ditanam melalui jalur-jalur hutan dan pegunungan.

Selain itu ada juga segmen-segmen kabel serat optik darat yang mesti melintasi daerah rawan konflik. Tim penggelaran kabel itu pun mesti memiliki nyali dan persiapan penuh, apalagi dengan adanya potensi serangan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang kadang beroperasi di jalur tersebut.

GM Project Implementation PT Palapa Timur Telematika (PTT), Benyamin Sembiring sempat bercerita mengenai tantangan yang dia hadapi selama menggelar kabel serat optik Palapa Ring Timur di daratan Papua.

"Tantangannya pasang kabel optik (Palapa Ring Timur) ini banyak di darat. Karena mesti lewati jalur merah, mesti dikawal juga oleh TNI bersenjata. Kita pernah pengawalan itu sampai enam orang untuk masang kabel," ujar pria yang akrab disapa Ben itu, di Teluk Bintuni, Jumat (11/5/2018).

Menurutnya pemasangan kabel di daratan Papua Barat cenderung lancar dan aman karena tidak melintasi jalur rawan konflik. Tetapi ketika mengarah ke Papua Barat, di antaranya jalur dari Nabire ke Timika, Merauke ke Tanah Merah.

"Sebelum jalan, kita sudah konsultasi keadaan dulu dengan TNI dan lainnya. Lalu diberikan brief. Nah, pesannya saat itu 'Kalau di jalur yang diapit lembah dengar suara tembakan, lari ke arah hutan ke bukit'. Kami mau pasang kabel serat optik tapi brief-nya seperti mau perang saja," cerita Ben.

"Kami siap dikawal sniper juga. Karena untuk jaga-jaga seandainya ketemu yang 'tiga huruf itu' (red-OPM)," imbuhnya.

Dia bersyukur meski mendapat pengawalan ketat saat bertugas menggelar kabel serat optik di daratan Papua, semuanya bisa dilalui dengan selamat.

Sebelumnya, PTT telah menyelesaikan pemasangan 50 persen kabel serat optik darat di proyek Palapa Ring Timur. Pada Jumat (11/5/2018) lalu, juga telah dimulai penggelaran kabel serat optik bawah laut perdana untuk segmen Teluk Bintuni Tangguh.

Bersamaan dengan penggelaran perdana itu, PTT juga mulai menarik kabel untuk menyambungkan segmen laut dengan segmen darat. Prediksinya keseluruhan proyek bisa selesai pada akhir 2018 dan siap beroperasi.

Saat sudah tersambung seluruhnya, rencananya paket Timur ini akan menjangkau 35 kabupaten atau kota yang tersebar dan menjangkau wilayah propinsi Nusa Tenggara Timur (2 kabupaten), Maluku (3 kabupaten), Papua (23 kabupaten), dan Papua Barat (7 kabupaten).

Total panjang jaringan mencapai 8.454 km yaitu 50 persen merupakan kabel fiber optik laut, 45 persen kabel fiber optik darat, dan 5 persen microwave links.

Baca juga: Palapa Ring Timur Diharapkan Menarik Indosat dan XL Masuk Papua

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Internet
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

Software
Steam Gelar 'FPS Fest', Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Steam Gelar "FPS Fest", Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Game
AMD Umumkan Prosesor Ryzen Pro 8000, Bawa AI ke Laptop dan Desktop

AMD Umumkan Prosesor Ryzen Pro 8000, Bawa AI ke Laptop dan Desktop

Hardware
Samsung S22 Series, Tab S8, Z Fold 4, dan Z Flip 4 Kebagian Galaxy AI Bulan Depan

Samsung S22 Series, Tab S8, Z Fold 4, dan Z Flip 4 Kebagian Galaxy AI Bulan Depan

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com