Kuartal I-2018, XL Axiata Raup Pendapatan Rp 5,5 Triliun - Kompas.com

Kuartal I-2018, XL Axiata Raup Pendapatan Rp 5,5 Triliun

Kompas.com - 15/05/2018, 10:24 WIB
CEO XL Axiata Dian SiswariniKOMPAS.com/Yoga Hastyadi Widiartanto CEO XL Axiata Dian Siswarini

JAKARTA, KOMPAS.com - XL Axiata meraup pendapatan Rp 5,5 triliun sepanjang kuartal I-2018. Angka itu tumbuh 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Layanan data berkontribusi paling besar terhadap total pendapatan, yakni 77 persen. Persentase itu naik 29 persen dari tahun ke tahun.

Menurut CEO XL Axiata, Dian Siswarini, inovasi produk dan peningkatan kualitas jaringan data adalah kunci pertumbuhan kinerja perusahaan. Selain itu, penetrasi smartphone yang semakin luas pun menjadi kunci.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari tetap berfokusnya kami pada strategi untuk memperkuat proposisi layanan data, melalui penerapan dual-brand yang disertai dengan penguatan jaringan secara berkelanjutan, termasuk pembangunan jaringan data secara masif di luar Jawa,” kata dia dalam pernyataan resmi, sebagaimana dikutip KompasTekno, Selasa (15/5/2018).

Baca juga: Palapa Ring Timur Diharapkan Menarik Indosat dan XL Masuk Papua

Laba bersih anjlok

Meski pendapatannya meningkat, laba bersih XL Axiata anjlok 67 persen dari tahun ke tahun. Operator bernuansa biru tersebut hanya mengantongi laba bersih Rp 15 miliar pada kuartal I-2018, dibandingkan Rp 47 miliar pada kuartal I-2017.

Hal ini disebabkan peningkatan anggaran operasional sebesar 3 persen dari tahun ke tahun, menjadi Rp 3,5 triliun sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.

Lebih rinci, pengeluaran interkoneksi meningkat 26 persen, berbarengan dengan pengeluaran untuk gaji karyawan yang membengkak 2 persen.

Pengeluaran untuk penjualan dan pemasaran juga meningkat tajam mencapai 110 persen. Sementara itu, anggaran yang keluar untuk infrastruktur menurun 1 persen dibandingkan tahun lalu.

Masih kuat

Secara keseluruhan, posisi keuangan XL Axiata masih kuat. Dari neraca, tampak bahwa utang terhadap pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) berada dalam posisi aman, yakni 1,5 kali.

Baca juga: Sambut Ramadan, XL Gelar Promo Diskon Hingga ?Cashback?

Pada kuartal I-2018, XL Aciata membayar utang sebesar Rp 1,5 triliun melalui skema refinancing. Semua utang operator tersebut dalam status terlindungi alias fully-hedged.

Hingga kini, XL Axiata telah menyelimuti 373 kota/kabupaten dengan jaringan 4G LTE. Angka itu meningkat dari 360 titik pada 2017 lalu.

Total BTS 4G LTE yang kini dimiliki XL Axiata juga terus bertambah, kini mencapai 20 ribu unit. Untuk BTS 3G, kini telah mencapai hampir 48 ribu unit di lebih dari 400 kota/kabupaten.


Komentar
Close Ads X