Go-Jek Dipastikan Akan Segera Beroperasi di 4 Negara ASEAN

Kompas.com - 25/05/2018, 09:09 WIB
Tampilan baru aplikasi perusahaan ride-sharing Go-Jek. Reza Wahyudi/KOMPAS.comTampilan baru aplikasi perusahaan ride-sharing Go-Jek.
|

KOMPAS.com - Perusahaan transportasi online asal Indonesia, Go-Jek secara terang-terangan mengungkapkan akan segera beroperasi di empat negara ASEAN dalam waktu beberapa bulan ke depan.

Keempat negara tersebut yakni Vietnam, Thailand, Singapura, dan Filipina.

Dalam upaya ekspansi tersebut, startup unicorn besutan Nadiem Makariem ini dikabarkan akan menggelontorkan dana investasi sekitar 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,6 triliun.

Investasi bisnis ini kabarnya juga akan melibatkan beberapa investor besar, yakni Astra Internasional, JD.com, Tencent, dan Temasek.

"Orang-orang di Vietnam, Thailand, Singapura dan Fillipina merasa bahwa mereka tidak memiliki beberapa pilihan untuk menggunakan jasa transportasi online," ungkap CEO Go-Jek, Nadiem Makarim sebagaimana diberitakan The New York Times dan dikutip KompasTekno, Jumat (25/5/2018).

Go-Jek pun mengatakan bahwa pihaknya telah mulai berkoordinasi dengan regulator maupun pemangku kepentingan lainnya di keempat negara ini untuk mempersiapkan operasional baru.

Go-Jek pun menegaskan bahwa perusahaan akan memberikan dukungan baik secara teknis maupun tenaga ahli untuk mengembangkan bisnis di empat negara tersebut.

Kemudian perusahaan di keempat negara ini akan beroperasi secara mandiri untuk menentukan strategi bisnis masing-masing.

"Kami mengunjungi semua negara itu dan kami merasa solusi (transportasi) yang kami lakukan di Indonesia akan cocok untuk beberapa negara ini," ungkap Presiden Go-Jek, Andre Soelistyo dikutip dari CNBC.

Baca juga: Berapa Jumlah Pengguna dan Pengemudi Go-Jek?

Kabar Go-Jek yang akan segera melebarkan sayap di luar Indonesia memang bukan berita baru. Kabar ini sudah mulai terendus sejak akhir tahun 2017 lalu.

Beberapa hari lalu terungkap bahwa Go-Jek akan mulai menjajaki Vietnam pada bulan Juli mendatang. Jika kabar ini benar, maka Vietnam bisa menjadi negara pertama dari empat negara lain yang akan mulai dijajaki oleh Go-Jek.

Baca juga: Menkominfo Berandai CEO Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak Jadi Menteri

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X