GrabPay Kembali Aktif di Indonesia, Sempat Dibekukan Akhir 2017 - Kompas.com

GrabPay Kembali Aktif di Indonesia, Sempat Dibekukan Akhir 2017

Kompas.com - 04/06/2018, 12:27 WIB
screenshotScreenshot screenshot

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan ride-sharing Grab akhirnya kembali mengaktifkan sistem pembayaran uang elektronik GrabPay di Indonesia. Pengaktifan ini membuat pengguna Grab kembali bisa memakai Grabpay sebagai alat membayar layanan non-tunai.

Pantauan KompasTekno, Senin (4/7/2018), re-aktivasi GrabPay tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan platform uang elektronik milik Ovo, milik Lippo Group.

Ketika membuka menu Payment di aplikasi Grab, pengguna akan langsung mendapatkan informasi mengenai saldo Ovo, pilihan untuk melakukan top up, serta riwayat pembayaran.

Setelah mencoba melakukan isi ulang, kami menemukan saldo tersebut ditampung dalam akun Ovo. Jumlahnya tersinkronisasi antara saldo yang ada di akun Ovo dengan nilai yang muncul di GrabPay.

Sebelumnya, pada akhir 2017 lalu layanan isi ulang GrabPay sempat dibekukan oleh Bank Indonesia karena belum mengantongi izin sistem pembayaran elektronik. Akibatnya pengguna hanya bisa memakai saldo, tanpa bisa melakukan isi ulang.

Beberapa bulan setelahnya, GrabPay menggandeng Ovo untuk menjalankan fitur pembayaran non-tunai miliknya dan sempat aktif. Namun tak berapa lama kemudian, fitur top-up kembali ditutup.

Kemudian Mei 2018 lalu, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan sedang bersiap mengaktifkan kembali GrabPay. Targetnya layanan non-tunai itu sudah bisa digunakan sebelum perhelatan Asian Games 2018.

Baca juga: Grab Resmi Pasang Tombol Pemanggil Bantuan dalam Aplikasi


Komentar
Close Ads X