Kapan Ponsel Gaming Asus ROG Dijual di Indonesia?

Kompas.com - 05/06/2018, 10:32 WIB
ASUS ROG Phone diperkenalkan 4 Juni 2018 dalam ajang Computex 2018 di Taipei. yudha pratomo/KOMPAS.comASUS ROG Phone diperkenalkan 4 Juni 2018 dalam ajang Computex 2018 di Taipei.

TAIPEI, KOMPAS.com - Asus secara resmi memperkenalkan ponsel gaming pertamanya kepada publik. Dengan mengusung label Republic of Gamers, ponsel ini bakal bersaing dengan Black Shark dan Razer di pasar global.

Indonesia pun menjadi salah satu negara yang sepertinya cukup menantikan kehadiran ponsel ini. Lantas kapan ponsel gaming ini bakal masuk ke pasar Indonesia?

Menurut Muhammad Firman, Head of Public Relation and E-Marketing Asus Indonesia, ponsel ini memang tengah direncanakan akan diboyong ke Indonesia. Namun ia belum bisa menentukan kapan tanggal pastinya.

Kendati begitu menurut Firman, setidaknya pecinta mobile gaming di Indonesia akan bisa memiliki ponsel ini sekitar kuartal akhir 2018.

Baca juga: Asus Resmikan ROG Phone, Ponsel Gaming Pesaing Xiaomi Black Shark

"Paling cepat mungkin Desember akhir tahun ini. Kemungkinan besar memang masuk dan ada rencana," ujar Firman kepada KompasTekno dalam acara perkenalan ROG Phone di Taiwan, Senin (4/6/2018).

ASUS ROG Phone dipadankan dengan GameVice sehingga bentuk ponsel jadi menyerupai sebuah konsol portable. yudha pratomo/KOMPAS.com ASUS ROG Phone dipadankan dengan GameVice sehingga bentuk ponsel jadi menyerupai sebuah konsol portable.
Ia melanjutkan, bahwa ada proses yang cukup panjang untuk membawa sebuah produk masuk ke Indonesia. Apalagi di Indonesia ada aturan soal tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). Selain itu, menurutnya masih ada beberapa aspek yang harus dipastikan agar ponsel tersebut bisa diterima oleh masyarakat Indonesia.

Baik Asus global maupun Asus Indonesia enggan bicara soal harga Asus ROG. Produk ini menurut Firman, masih belum final dan ada beberapa hal yang perlu diperhitungkan untuk menentukan harga.

"Kami pun masih menunggu kabar dari Asus global. Ini belum final dan masih ada hal lain yang harus diperhitungkan untuk menentukan harga," lanjutnya.

Saat ini industri ponsel gaming memang tengah mendapat perhatian lebih dari beberapa vendor smartphone. Mobile gaming malah dianggap sebagai sebuah pangsa pasar baru yang sangat potensial untuk dikeruk keuntungannya.

Baca juga: Membandingkan Ponsel Gaming Xiaomi Black Shark dan Razer Phone

Beberapa vendor seperti Xiaomi melalui anak perusahaannya, Black Shark sudah lebih dulu masuk dalam peta persaingan bersama Razer. Dengan bertambahnya pemain di segmen ini, maka peta persaingan ponsel gaming khususnya di Indonesia semakin menarik untuk dicermati gerak-geriknya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X