Smartphone Oppo Bakal Melengkung seperti Samsung? - Kompas.com

Smartphone Oppo Bakal Melengkung seperti Samsung?

Kompas.com - 08/06/2018, 20:24 WIB
 Sisi melengkung tersebut sekaligus membuat layar Galaxy S7 Edge tampak lebar dan tidak terbatas bezel karena teks dan gambar ikut meluber ke samping.Oik Yusuf/ KOMPAS.com Sisi melengkung tersebut sekaligus membuat layar Galaxy S7 Edge tampak lebar dan tidak terbatas bezel karena teks dan gambar ikut meluber ke samping.

KOMPAS.com - Salah satu ciri khas yang diandalkan Samsung seri Galaxy kelas high-end adalah layar OLED fleksibel yang melengkung di kedua sisi atau disebut juga edge display.

Kabarnya, Samsung akan memasok layar tersebut ke vendor smartphone asal China, Oppo.

Unit layar yang dikirim adalah layar OLED fleksibel berbentang 6.4 inci, yang disebut mulai dikirim bulan ini.

Jika kabar ini benar, ada kemungkinan Oppo akan meluncurkan ponsel dengan desain layar melengkung di kedua sisi bak lini Galaxy.

Beberapa lini awal Galaxy dengan layar melengkung, dibubuhi nama "edge" di belakang serinya, seperi Galaxy S6 Edge dan Galaxy S7 Edge. Desain layar lengkung terus diadopsi Galaxy S series hingga kini meski tanpa embel-embel Edge lagi.

Untuk menghindari kesamaan nama, agaknya Oppo harus mencari alternatif nama lain jika memang meluncurkan produk edge display.

Namun, lini Samsung berlayar edge masuk dalam kelas high-end yang dibanderol cukup mahal. Harga layar OLED edge lima kali lebih mahal dibanding panel normal.

Harga per layar lengkung ini dibanderol sekitar 100 dollar AS (sekitar Rp 1,4 juta), seperti dilansir KompasTekno dari Android Authority, Jumat (8/6/2018).

Baca juga: Samsung Produksi Layar iPhone 2018 Lebih Awal

Sebenarnya, bisnis layar antara Samsung dan Oppo sudah terjadi sebelumnya, hanya saja untuk panel OLED edge, baru kali ini dilakukan Oppo.

Desas-desus yang berkembang, smartphone Oppo pertama yang mengusung tampilan edge display akan debut antara bulan Juli atau Agustus tahun ini. (Baca juga: Oppo Find X Dipastikan Meluncur 19 Juni di Paris


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X