Samsung Bedakan Chip Grafis Ponsel Galaxy Kelas Atas dan Bawah? - Kompas.com

Samsung Bedakan Chip Grafis Ponsel Galaxy Kelas Atas dan Bawah?

Kompas.com - 21/06/2018, 16:13 WIB
Ilustrasi Samsung ExynosNext Power Up Ilustrasi Samsung Exynos

KOMPAS.com - Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung dikabarkan tengah mengembangkan komponen Graphic Processing Unit ( GPU) atau prosesor grafis secara mandiri, untuk ponsel dan tablet mereka selanjutnya.

Kabar ini telah dikonfirmasi Samsung dalam sebuah wawancara eksklusif dengan media asal Jerman.

Dalam pernyataannya, Samsung menegaskan keseriusannya dalam memproduksi komponen ini. Bahkan Samsung telah merekrut ahli grafis perusahaan ternama seperti Nvidia, Qualcomm, hingga AMD, untuk mengembangkan chip grafis sendiri.

Dikutip KompasTekno dari Gizmochina, Rabu (20/6/2018) nantinya chip grafis ini akan digunakan pertama kali pada perangkat Samsung di kelas lebih rendah. Sementara perangkat yang masuk dalam kelas menengah ke atas akan tetap menggunakan GPU berbasis ARM.

Kendati begitu, tidak menutup kemungkinan GPU ini akan disematkan pada smartphone dan tablet kelas atas milik Samsung.

Baca juga: Samsung Galaxy J4 dan Galaxy J6 Dirilis di Indonesia, Ini Harganya

Apalagi perusahaan ini sudah menegaskan bahwa arsitektur generasi kedua GPU tersebut akan dibuat untuk mengimbangi perangkat dengan spesifikasi yang lebih tinggi. Artinya generasi kedua GPU ini nantinya dibuat untuk perangkat kelas atas.

Samsung sejatinya bukan perusahaan pertama yang menggarap komponen GPU secara mandiri. Tahun lalu, Apple membuat perubahan besar dengan memproduksi GPU sendiri.

Ilustrasi prosesor Samsung Exynos 9810.Samsung Ilustrasi prosesor Samsung Exynos 9810.
Google pun demikian. Ponsel Pixel 2 dan Pixel 2 XL dibuat dengan menggunakan GPU hasil kustomisasi yang disebut dengan Pixel Visual Core. GPU ini diproduksi Google untuk memaksimalkan fungsi kamera pada ponsel Pixel yang mengedepankan fitur HDR.

GPU buatan Samsung ini nantinya akan dibuat benar-benar dari nol dan tidak akan berbasis pada desain ARM. Selain itu, Samsung juga akan mengembangkan perangkat lunak yang akan memanfaatkan fitur-fitur dari GPU tersebut.

Membuat komponen GPU secara mandiri memang berpotensi memangkas biaya produksi. Namun yang jelas, dengan mengembangkan perangkat grafis sendiri, Samsung dapat mengurangi ketergantungannya pada produsen pihak ketiga seperti ARM atau Imagination Technologies.

Kendati demikian belum diketahui kapan Samsung akan memulai produksi prosesor grafis buatannya ini.


Komentar
Close Ads X