Pengguna Tablet Rentan Terkena Penyakit "iPad Neck"

Kompas.com - 27/06/2018, 14:57 WIB
Ilustrasi tablet Amazon Kindle Oasis AmazonIlustrasi tablet Amazon Kindle Oasis
|

KOMPAS.com - Anda sering menggunakan iPad atau komputer tablet? Jika ya, segeralah mulai batasi penggunannya karena sebuah studi menemukan bahwa pengguna komputer tablet rentan menderita sakit leher.

Bukan karena durasi pemakaian, melainkan karena posisi tubuh saat menggunakan tablet. Dengan bobot dan ukuran yang lebih besar dari smartphone, posisi yang seringkali dilakukan pengguna adalah dengan duduk merosot pada kursi dengan dua siku tangan menjadi tumpuan saat memegang tablet.

Posisi inilah yang menjadi masalah. Dalam studi yang dipimpin oleh Szu-Ping Lee dari University of Nevada, bobot tablet, ukuran layar dan postur inilah yang memicu rasa sakit pada bagian leher, dan bahu.

Penelitian ini melibatkan sekitar 412 mahasiswa, staf, dosen hingga alumni yang ikut serta untuk uji coba. Sebanyak 84,6 persen dari peserta mengeluhkan rasa nyeri dan kaku di leher dan bahu.

Dikutip KompasTekno dari Moneyish, Rabu (27/6/2018), penemuan yang dipublikasi dalam Journal of Physical Therapy Science ini juga menemukan bahwa wanita jauh lebih rentan terkena penyakit yang disebut "iPad Neck" ketimbang pria.

"Kami menemukan bukanlah faktor waktu (penggunaan), tetapi lebih pada postur dan jenis kelamin," ujar Szu-Ping Lee

Hasil menunjukkan bahwa sekitar 70 persen responden wanita mengalami "iPad neck" dibandingkan pria dengan jumlah 30 persen.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih jauh, peneliti menemukan bahwa duduk dengan pangkuan atau duduk di kursi dan meletakkan tablet di meja yang datar juga dapat memicu penyakit iPad Neck ini meski tidak signifikan.

Dr. John Abrahams dari Brain & Spine Surgeons New York mengatakan bahwa cara terbaik untuk menggunakan iPad atau tablet lainnya adalah dengan duduk sambil menyandarkan punggung dan leher di kursi.

Kemudian tablet diletakkan sejajar dengan kepala tanpa ada tumpuan dari tangan. Karena itulah disarankan pengguna menggunakan alat bantu semisal tablet stand agar posisi tablet bisa sejajar dengan kepala.

"Menggunakan perangkat elektronik ini menjadi bagian dari kehidupan modern kita. Untuk mengurangi risiko, kita perlu berpikir tentang bagaimana teknologi seperti iPad mempengaruhi ergonomi dan postur manusia," ungkapnya.

Baca juga: Riset Terbaru Kebiasaan Main Game FPS, Berbahaya untuk Otak



Sumber Moneyish

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X