WPA3 Resmi Jadi Standar Keamanan WiFi Terbaru

Kompas.com - 28/06/2018, 11:38 WIB
Router Wi-Fi Linksys EA9500 (kanan, warna hitam) yang memiliki delapan buah antena eksternal. Oik Yusuf/ KOMPAS.comRouter Wi-Fi Linksys EA9500 (kanan, warna hitam) yang memiliki delapan buah antena eksternal.

KOMPAS.com - Protokol keamanan perangkat WiFi akhirnya mendapatkan pembaruan setelah 14 tahun. Protokol keamanan terakhir, yaitu WPA2, sendiri diluncurkan pada tahun 2004 silam.

Lembaga sertifikasi teknologi WiFi, Wi-Fi Alliance baru saja mengumumkan WPA3, standar keamanan baru yang dijanjikan bisa menambal kerentanan yang ada di jaringan nirkabel.

WPA3 diharapkan dapat menutupi kelemahan standar keamanan WPA2 yang belakangan sudah rentan, khususnya pada kasus Krack yang menyasar sejumlah perangkat yang terhubung dengan jaringan nirkabel. (Baca: Cara Krack Bobol Keamanan Hampir Semua WiFi di Dunia)

Lebih khusus lagi, WPA3 membawa fitur enkripsi data individual yang akan mengenkripsi koneksi data individual pengguna saat menggunakan jaringan nirkabel tanpa password.

WPA3 juga dibentengi "Simultaneous Authentication of Equals" (SAE), sebuah protokol pembentukan kata kunci berdasarkan otentikasi password.

Protokol baru ini diklaim akan meningkatkan keamanan kata sandi pengguna, bahkan untuk password yang lemah. (Baca juga: Daftar Password Paling Gampang Ditebak)

Protokol tersebut akan menghalangi peretas untuk menebak kemungkinan kombinasi password secara berulang-ulang (brute force), dengan hanya memberikan satu kali kesempatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika peretas ingin mengulang percobaan, ia harus mengoperasikannya langsung ke perangkat yang berarti harus ada kontak fisik. Meski bisa diakses langsung, perangkat WiFi dengan WPA3 dirancang untuk mencegah percobaan tebakan berulang.

Sistem keamanan ekstra juga disiapkan dengan sistem keamanan "192-bit security suite". Sistem ini menggunakan algoritma Commercial National Security Algorithm (CNSA) yang disebut memenuhi persyaratan selevel departemen pertahanan, pemerintahan tingkat tinggi, dan proyek individual super rahasia.

Dilansir KompasTekno dari The Verge, Rabu (28/6/2018), fitur baru juga diperkenalkan dengan nama Easy Connect. Seperti namanya, Easy Connect dijanjikan akan mempermudah proses pengoneksian perangkat smart home ke router.

Jika perangkat dan router mendapat dukungan koneksi Easy Connect, pengguna bisa memindai kode QR dengan ponsel agar password WiFi bisa dikirim secara otomatis ke perangkat rumah tersebut.

Baca juga: WiFi Ternyata Bukan Singkatan Wireless Fidelity

Wi-Fi Alliance berharap WPA3 bakal populer mulai tahun 2019 seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi nirkabel terbaru, yakni WiFi 802.11ax.

Standar WiFi 802.11ax diprediksi baru akan marak disematkan di produk jaringan nirkabel pada akhir tahun depan.

Untuk penerapan WPA3 memang tidak mudah. Semua perangkat perlu diganti baru, baik router jaringan atau perangkat pengguna, seperti laptop, smartphone dan gadget lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.